Ingin Liburan Seru? Inilah Rekomendasi Wisata Pulau Terindah di Jawa Timur. Objek Wisata Bahari Eksotis, Populer & Paling Hits yang Bisa Anda Kunjungi untuk Liburan yang Lebih Berkesan.

Menjelajah kekayaan alam di Jawa Timur ternyata tidak ada habisnya. Bukan hanya wilayah yang bergabung dengan pulau Jawa, provinsi ini memiliki berbagai pulau kecil yang tersebar di lautan. Pulau kecil nan cantik itu memiliki pesona wisata bahari yang luar biasa indah.

Berwisata ke pulau menjadi alternatif wisata yang dapat dilakukan dari berbagai pilihan wisata yang ada. Wisata ini sangat cocok dengan yang mendambakan ketenangan dan bosan dengan hiruk pikuk kota. Pulau-pulau kecil di provinsi ini memiliki suasana asri, alami dan khas pedesaan.

Panorama alam dari pulau-pulau yang berada di luar pulau utama ini pun tidak bisa diperdebatkan lagi keindahannya. Mampu menghadirkan kesejukan bagi siapapun yang melihat. Ditambah, wilayah yang tak begitu luas memungkinkan wisatawan untuk menjelajah lebih banyak hal dalam waktu yang lebih singkat. Berikut deretan pulau cantik di Jawa Timur yang menarik untuk Anda jelajahi.

1. Gili Labak, Madura

Gili Labak, Madura
Image Credit: Pantainesia.com

Gili Labak merupakan sebuah pulau seluas sekitar 5 hektar yang berada di Kabupaten Sumenep, Madura. Berada di sebelah tenggara pulau Madura dan berjarak 5 mil laut dari Gili Genting.

Panorama destinasi Gili Labak benar-benar indah. Dihiasi dengan pantai pasir putih dan air laut yang berwarna biru kehijauan. Air laut yang ada di pulau ini pun berada dalam kondisi bersih dan jernih. Jika cuaca cerah, Gili Labak akan menampilkan pesona hamparan birunya langit dengan perpaduan putihnya awan yang menawan.

Bukan hanya daratan Gili Labak yang dapat menyihir wisatawan dengan keindahannya, pesona bawah laut destinasi ini juga wajib dikunjungi saat Anda ke sini. Biota laut yang beraneka ragam jenis, warna dan bentuk serta terumbu karang yang ada di sini harus Anda lihat dari dekat. Tak perlu khawatir karena ada penyewaan alat snorkeling di sini.

Di pantai yang selalu terbuka selama 24 jam ini, wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas. Aktifas tersebut diantaranya melihat sunrise dari atas kapal, snorkeling, menjelajah laut dengan perahu, menikmati matahari tenggelam, kuliner dan explore seluruh pulau.

Perlu waktu dua hingga tiga jam penyeberangan untuk sampai ke Gili Labak. Tarif yang dipatok berkisar antara Rp 600.000,- hingga Rp 850.000,-. Perahu dapat membawa 10 sampai 15 orang sekali angkut bergantung pada besarnya perahu.

Wisatawan dapat berangkat dari salah satu pelabuhan yang ada di Kabupaten Sumenep yaitu Pelabuhan Tanjung dan Kalianget. Selain dua pilihan sebelumnya, wisatawan dapat memilih alternatif ketiga dengan mengambil jalur melalui desa Kombang. Suasana alami pedesaan begitu terasa di pulau ini.

Lokasi: Jl. Pulau Gili Labak, Kombang, Kec. Talango, Kab. Sumenep.

2. Pulau Nusa Barong, Jember

Pulau Nusa Barong, Jember
Image Credit: Twitter.com @rizqi2848

Nusa Barong atau Nusa Barung merupakan salah satu pulau terluar yang ada di Indonesia. Terletak di Samudera Hindia, berada di selatan Kabupaten Jember. Selama ini pulau Nusa Barong hanya dihuni oleh satwa seperti rusa Jawa, biawak air, lutung Jawa, penyu hijau, elang,ular, babi hutan dan monyet karena masuk dalam wilayah konservasi alam.

Perpaduan antara hijaunya pepohonan, birunya laut dan pasir pantai yang beragam membuat wisatawan betah berlama-lama berada di pulau ini dengan dataran rendah ini. Terdapat pula hutan mangrove di sini. Suasana di pulau ini disebut-sebut mirip dengan Pulau Phi-Phi yang ada di Thailand.

Keindahan pulau ini sudah sangat diketahui oleh banyak wisatawan. Walaupun akan sedikit seram ketika malam, suasana pagi hingga sore di pulau ini sangat indah. Wisatawan dapat menemukan berbagai jenis pantai dengan pasir yang berbeda. Mulai dari pasir coklat, pasir putih, pasir coral dan sebagainya.

Sebelum berangkat ke pulau ini wisatawan harus mengurus izin ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, Bidang KSDA Wilayah III Jember. Wisatawan dapat sampai dalam waktu satu jam setengah jika berangkat dari pelabuhan Puger. Sebagian nelayan mematok tarif satu setengah juta rupiah untuk sekali keberangkatan.

Sebaiknya Anda tak berkunjung ke pulau Nusa Barong saat musim penghujan karena perizinan dari bidang KSDA tidak dikeluarkan untuk wisatawan saat musim itu.

Dengan luas 6.100 hektar, berbagai kegiatan menarik yang dapat dilakukan wisatawan di wilayah dengan ekosistem hutan mangrove, hutan pantai dan hutan tropis dataran rendah ini. Anda dapat memancing, camping, eksplorasi wilayah dan survival. Anda juga bisa snorkeling untuk menikmati keindahan bawah lau yang masih sangat terjaga.

Lokasi: Desa Puger Wetan, Kec. Puger, Kab. Jember.

3. Gili Iyang, Madura

Gili Iyang, Madura
Image Credit: Google Maps (Omponk Lyno)

Gili Iyang adalah pulau di Jawa Timur yang memiliki sebutan “Pulau Oksigen”. Hal ini disebabkan karena Gili Iyang memiliki kadar oksigen yang berada di batas normal. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional merilis kandungan oksigen di tempat ini mencapai 20,95%.

Gili Iyang juga dinobatkan sebagai pemilik udara terbersih nomor dua di dunia. Posisi Gili Iyang berada tepat di bawah Yordania. Otomatis, pulau ini adalah pulau dengan kadar oksigen tinggi dan terbersih di Indonesia.

Masyarakat Gili Iyang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungannya. Masyarakat selalu berupaya menjaga dan melestarikan flora yang tumbuh di tanah mereka. Sehingga pantaslah jika hingga hari ini alam Gili Iyang terjaga dengan baik dan membalas kebaikan warga dengan memberikan yang terbaik pula.

Berada di yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Sumenep, Gili Iyang memiliki tingkat kebisingan yang rendah. Polusi di Gili Iyang hampir tiada karena minimnya kendaraan yang ada. Kebisingan di pulau ini berada di tingkat 36,5 persen. Sangat cocok untuk Anda yang mendambakan ketenangan.

Dengan kondisi demikian, maka tidak heran jika banyak warga setempat memiliki umur panjang. Beberapa masih dapat mencapai umur hingga seratus tahun bahkan lebih. Sebuah alasan yang tepat untuk menyebut tempat ini lokasi wisata kesehatan.

Pesona Gili Iyang pun sangat nampak secara visual. Pantai di sini memiliki hamparan pasir putih. Air laut di pulau ini berada dalam kondisi jernih sehingga orang dengan mudah dapat melihat biota laut yang sangat terjaga dan tidak tercemar.

Terdapat pula gua dengan hiasan stalakmit dan stalaktit yang terjaga dan alami. Ekosistem bawah laut Gili Iyang juga tak luput dari perhatian, biota laut di sini sangat beragam dan masih lestari.

Jika sudah berada di sumenep, wisatawan yang ingin ke Gili Iyang dapat menggunakan angkutan umum maupun menyewa mobil untuk sampai ke Pelabuhan Dungkek. Dalam kondisi normal, waktu tempuh dari pelabuhan hingga sampai ke Gili memakan 45 menit sampai satu jam.

Lokasi: Desa Dungkek, Kec. Dungkek, Kab. Sumenep.

4. Pulau Bawean, Gresik

Pulau Bawean, Gresik
Image Credit: Kompasiana.com

Pulau Bawean merupakan salah satu ikon wisata Gresik. Pulau yang memiliki penduduk wanita lebih banyak ini mendapat julukan pulau Putri. Bukan tanpa alasan, penduduk laki-laki mayoritas lebih memilih untuk merantau. Kata Bawean memiliki arti ada sinar matahari yang berasal dari bahasa Sansekerta.

Di pulau ini, wisatawan akan menemukan hewan endemik khas Bawean yaitu Rusa Bawean. Di sini tersedia empat hektar pengakaran rusa Bawean dalam rangka melindunginya dari kepunahan. Namun, wisatawan tak bisa bebas memberikan makan karena rusa tersebut adalah rusa liar. Perlu izin dari petugas.

Selain rusa, pulau Bawean memiliki hal unik yang hanya dimiliki olehnya. Pulau Bawean merupakan penghasil batu onyx berkualitas tinggi yang memiliki keunggulan serat dan motif. Ada pula buah merah yang hanya bisa ditemukan di sini. Buah ini berbeda dengan buah merah dari Papua dan memiliki rasa yang lezat dan manis.

Ada berbagai tempat yang dapat dikunjungi di Bawean selain penangkaran rusa. Destinasi tersebut diantaranya pantai Ria yang memiliki batu karang hitam di bibir pantai. Danau Kastoba yang berada di tengah pulau. Tanjung Gaang yang merupakan pulau karang di tengah laut.

Untuk pecinta sunrise dan sunset dapat mengunjungi pulau Gili Bawean yang memiliki pasir putih. Pergi ke pulau Noko yang punya ekosistem bawah laut yang indah. Melihat laguna di pulau Noko Selayar. Pantai Mayangkara yang punya tanah lapang. Pantai Kuburan Panjang yang cocok untuk napak tilas.

Kegiatan yang dapat dilakukan di pulau ini diantaranya trekking, menyusuri Bawean dengan perahu, memancing, berenang, membeli ikan segar langsung dari nelayan, masak-masak, snorkeling, dan olahraga di pantai.

Wisatawan tidak perlu membayar tiket untuk masuk wilayah pulau Bawean. Tiket masuk hanya dikenakan jika wisatawan memasuki lokasi wisata yang ada di pulau ini. Sementara harga tiket untuk menyeberang adalah Rp 59.000 – Rp 162.500.

Lokasi: Pulau Bawean, Kec. Sangkapura, Kab. Gresik.

5. Gili Ketapang, Probolinggo

Gili Ketapang, Probolinggo
Image Credit: Google Maps (Agung Nugraha)

Gili Ketapang terletak di selat Madura sekitar delapan meter utara Probolinggo. Masuk dalam wilayah sebuah desa bernama Sumberasih di Provinsi Jawa Timur. Tempat ini sering disebut pemilik spot wisata bahari terindah di Jawa Timur. Memiliki luas sekitar 68 hektar dengan penduduk sejumlah 7.600 jiwa.

Salah satu destinasi utama di Gili Ketapang adalah snorkeling. Gili Ketapang sangat dikenal dengan pemandangan bawah laut yang luar biasa. Terumbu karang yang cantik, ikan-ikan yang beraneka ragam serta biru dan jernihnya laut menjadi perpaduan apik nan menawan.

Sebagai salah satu kegiatan yang wajib dilakukan ketika berwisata ke Gili trawangan, snorkeling difasilitasi dengan baik oleh pengelola. Salah satu yang unik dari destinasi ini adalah adanya spot foto dibawah laut. Wisatawan dapat berfoto dengan sebuah balok bertuliskan Gili Ketapang sebagai kenang-kenangan.

Ketika snorkeling, wisatawan dapat bercengkerama dengan ikan-ikan nemo yang berenang di sekitar penyelam. Dari dekat dapat dilihat bagaimana anemon laut berayun mengikuti air laut. Terumbu karang beraneka warna pun siap menyambut kedatangan Anda !

Gili Ketapang memiliki pasir putih yang lembut. Dengan kebersihan yang selalu diutamakan, pantai ini nampak terjaga dengan baik. Ditambah dengan penduduk yang ramah, wisata ke Gili Ketapang akan jadi perjalanan yang hangat.

Berbagai kegiatan dapat dilakukan di sini. Selain snorkeling, wisatawan dapat melakukan susur pulau, berburu foto, camping di pantai, menikmati kuliner khas pantai dan memancing.

Perjalanan ke Gili Ketapang dapat dilakukan dengan menyeberang dari pelabuhan Probolinggo. Pelabuhan ini beroperasi mulai pukul delapan pagi hingga empat sore. Biaya perahu hanyalah sebesar Rp 10.000 saja. tersedia pula paket Rp 90.000 dengan fasilitas penyeberangan, snorkeling, makan serta foto dan video bawah laut.

Lokasi: Sapia, Gili Ketapang, Kec. Sumberasih, Kab. Probolinggo.

Berkunjung ke pulau-pulau cantik yang ada di Jawa Timur mampu menciptakan pengalaman baru yang sangat menyenangkan. Ketenangan dan kehangatan yang ditawarkan mampu membuat wisatawan merasa tak cukup untuk berkunjung hanya satu kali.