15 Tempat Wisata di Payakumbuh Terbaru & Lagi Hits Dikunjungi

Tempat Wisata Payakumbuh

Payakumbuh (Payokumbuah) merupakan sebuah kota yang terletak di daerah dataran tinggi bagian Bukit Barisan, Sumatera Utara. Kota Payakumbuh tepatnya berada di hamparan kaki Gunung Sago. Karena letaknya yang berada pada ketinggian sekitar mdpl, suhu udara di sana cukup dingin dibandingkan dengan kota-kota lain di Sumatera.

Pada awalnya, kota ini dibangun oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Pada saat ini, pertumbuhan ekonomi Payakumbuh sangat tinggi dengan ditopang oleh pariwisata, perikanan, perdagangan, pertanian dan sebagainya. Hasil produksi dari kota ini sudah menyebar ke berbagai kota lain di Sumatera.

Tak heran apabila geliat ekonomi Payakumbuh tinggi karena salah satunya ditopang oleh sektor pariwisata. Kota yang dijuluki sebagai “Kota Batiah” ini memiliki banyak tempat wisata menakjubkan yang membuat para wisatawan tertarik untuk mengunjunginya. Jika Anda sedang berada di kota Payakumbuh, terdapat berbagai tempat wisata menarik dan tak terlupakan yang wajib untuk dikunjungi.

1. Lembah Harau Limapuluh Kota

Lembah Harau Limapuluh Kota

Lokasi: Tarantang, Kec. Harau, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Ksmtour.com

Tempat wisata pertama adalah Lembah Harau Limapuluh Kota. Lembah ini diapit oleh dua bukit dengan tebing yang terjal namun indah dengan ketinggian 150 meter. Lembah Harau terletak pada 500 hingga 800 meter dari permukaan laut.

Tempat ini memiliki pemandangan alam yang begitu menakjubkan. Di sekelilingnya merupakan batu pasir yang berwarna-warni setinggi 100 hingga 500 meter. Ditambah dengan udara yang masih segar dan bersih, berjalan-jalan di lembah ini menjadi sangat menyenangkan. Lembah ini

2. Jembatan Kelok Sembilan

Jembatan Kelok Sembilan

Lokasi: Jl. Kelok Sembilan, Harau, Kec. Harau, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Ruqitapayakumbuh.com

Jembatan Kelok Sembilan merupakan ikon yang cukup populer untuk menggambarkan destinasi wisata di Sumatera Utara. Jembatan ini merupakan jalan penghubung Provinsi Riau dan Sumatera Barat. Jalan ini diapit oleh Cagar Alam Harau dan Cagar Alam Putih serta berbatasan langsung dengan jurang.

Di sepanjang jalan yang berada sekitar 30 kilometer di sebelah timur dari Payakumbuh, sekelilingnya terhampar perbukitan hijau yang begitu indah. Pemandangan yang ditawarkan dari atas jembatan sangat menakjubkan, terutama ketika malam hari.

3. Bukik Bulek Taram

Bukik Bulek Taram

Lokasi: Taram, Kec. Harau, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Pegipegi.com

Lokasi wisata selanjutnya adalah Bukit Bulek Taram. Bukit ini merupakan sebuah bukit batu dengan ukuran besar yang berbentuk bundar. Puncaknya begitu menonjol dan sangat terjal. Bukit Bulek taram ini dikelilingi oleh rawa-rawa yang penuh ikan air tawar.

Hamparan dataran dengan rerumputan hijau di kaki bukitnya merupakan pelengkap keindahan Bukit Bulek Taram. Sayangnya, tempat wisata ini belum dikelola dengan baik. Meski begitu, tempat ini tetap menjadi spot koleksi foto yang keren dan wajib dikunjungi.

4. Air Terjun Lubuak Bulan

Air Terjun Lubuak Bulan

Lokasi: Jurong 2 Kec. Kapur Sembilan, Kab. Koto Bangun, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Jadipergi.com

Air terjun ini dinamakan Lubuak Bulan karena memiliki lubuk yang bentuknya mirip seperti bulan sabit. Di kanan dan kiri air terjun dikelilingi oleh beberapa tebing tinggi yang menambah pesona destinasi wisata ini.

Air Terjun Lubuak Bulan ini masih terjaga kealamian dan kelestariannya. Tempat ini terasa begitu menakjubkan, tenang, dan sunyi. Air dan udaranya terasa sejuk dan segar. Sangat cocok untuk menjadi tempat pelepas penat.

5. Padang Mangateh

Padang Mangateh

Lokasi: Jl. Padang Mengatas, Mungo, Kec. Luak, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Bundaarryaarkha.blogspot.com

Selanjutnya ada Padang Mangateh, sebuah padang rumput hijau yang luas dan indah di pinggang Gunung Sago. Memiliki luas 289 hektar, padang rumput ini menawarkan pemandangan keren dan instagramable. Bahkan banyak wisatawan yang membandingkannya dengan padang rumput di New Zaeland.

Padang Mangateh ini sebenarnya difungsikan sebagai lokasi peternakan sapi. Disamping fungsi utamanya, pemandangan indah Gunung Sago serta perbukitan yang mengelilinginya dipadu dengan padang rumput yang amat luas dengan ribuan sapi membuatnya terlihat mengagumkan.

6. Goa Ngalau Indah

Goa Ngalau Indah

Lokasi: Pakan Sinayan, Kec. Payakumbuh Barat, Kota Payakumbu. – Image Credit by Indonesiakaya.com

Goa Ngalau Indah merupakan satu-satunya destinasi wisata berbentuk goa yang berada di Payakumbuh. Seperti goa pada umumnya, stalagtit dan stalagmitnya menjadi pesona utama yang begitu menakjubkan.

Meski gelap, sunyi, dan terkesan menyeramkan, namun pengalaman menelusuri goa ini tak akan terlupakan. Pada beberapa sudut goa, jika disorot ke sana akan ditemukan berbagai formasi stalagtit dan stalagmin yang membuat siapa pun terkagum-kagum.

7. Nagari Seribu Menhir

Nagari Seribu Menhir

Lokasi: Nagari Menhir, Kec. Bukik Barisan, Kab. Limapuluh Kota. – Image Credit by Sumbar.antaranews.com

Tempat wisata Payakumbuh selanjutnya adalah Nagari Seribu Menhir. Tempat ini merupakan tempat peninggalan zaman purbakala. Terdapat berbagai peninggalan peradaban pada masa purbakala terdahulu

Peninggalan tersebut mulai dari punden berundak, batu tapak, menhir, lumpang batu, batu dakon, batu jejak ayam, batu tapak, batu pembagian wilayah empat Niniak Luak Limo Puluah, pesanggrehan masa pemerintah Hindia Belanda, dan masjid kuno.

8. Rumah Tan Malaka

Rumah Tan Malaka

Lokasi: Nagari Pandam Gadang, Kec. Gunuang, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Edunews.id

Tan Malaka merupakan salah satu pendiri bangsa Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Rumah tua yang diperkirakan dibangun pada tahun 1936 yang lalu merupakan rumah Tan Malaka menghabiskan masa kecilnya.

Di era pasca kemerdekaan saat ini, peninggalan rumah Tan Malaka menjadi daya tarik wisatawan di Payakumbuh. Dikunjungi banyak wisatawan, rumah tua ini menjadi tempat wisata sejarah yang memikat.

9. Bukit Batu Manda

Bukit Batu Manda

Lokasi: Sungai Talang, Kec. Guguak, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Sudutpayakumbuh.tumblr.com

Lokasi wisata selanjutnya adalah Bukit Batu Manda. Bukit ini berupa sebuah batu yang memiliki ketinggian sekitar 550 meter di bawah permukaan laut. Tempat ini menjadi salat satu spot foto yang menarik.

Para wisatawan tak jarang memanjat bukit ini untuk mencapai puncak bukit yang tingginya sekitar 10 meter. Hal tersebut mereka lakukan demi menangkap sebuah foto dan pose yang sempurna.

10. Rumah Gadang Sungai Beringin

Rumah Gadang Sungai Beringin

Lokasi: 7Sungai Beringin, Kec. Sungai Beringin, Kota Payakumbuh, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Agam.imigrasi.go.id

Rumah Gadang Sungai Beringin merupakan sebuah rumah adat khas masyarakat Payakumbuh. Diresmikan pada 9 Januari 1994 oleh Menteri Pariwisata, rumah adat ini kemudian menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Payakumbuh.

Rumah Gadang ini dipersembahkan untuk Bundo Kanduang serta anak cucu masyarakat Minangkabau. Selain itu, rumah ini juga ditujukan untuk memperkenalkan kebudayaan Minangkabau kepada masyarakat luas.

11. Puncak Marajo

Puncak Marajo

Lokasi: Jl. Raya Bukittinggi – Payakumbuh No.233, Pakan Sinayan, Kec. Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. – Image Credit by Pelantang.id

Jika mengunjungi Ngalau Sompik atau Ngalau Indah, sebaiknya sempatkan waktu untuk mendatangi Puncak Marajo. Pemandangan yang ditawarkan di Puncak Marajo akan seketika membuat lelah terbayar lunas.

Pemandangan alam hijau luas terbentang di hamparan. Kemudian di sekelilingnya terdapat bukit dan gunung yang semakin memanjakan mata. Puncak ini menjadi destinasi yang cocok ketika sedang sedih atau penat. Selain itu, ketika berfoto, bisa menggunakan spot manapun karena sekeliling puncak ini begitu menakjubkan.

12. Jembatan Ratapan Ibu

Jembatan Ratapan Ibu

Lokasi: Jl. Jend A Yani No.78, Daya Bangun, Kec. Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. – Image Credit by Goodnewsfromindonesia.id

Berbeda dengan tempat wisata yang lain, Jembatan Ratapan Ibu mempunyai sejarah yang kelam. Dibangun pada tahun 1818, jembatan ini merupakan peninggalan penjajahan Belanda. Dalam pembangunannya menggunakan cara kerja paksa yang ditujukan pada rakyat Indonesia.

Dinamakan Ratapan Ibu, konon katanya jembatan ini menjadi tempat eksekusi pembunuhan pemuda pribumi oleh Pemerintah Belanda. Jasad para pemuda tersebut langsung dibuang ke sungai Agam.

13. Danau Aia Sonsang

Danau Aia Sonsang

Lokasi: Nagari Taeh Bukik, Kec. Payakumbuh, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Boyyendratamin.com

Danau Aia Songsang merupakan salah satu lokasi wisata yang unik. Dahulunya tempat ini adalah sungai kecil yang kemudian dibendung oleh masyarakat. Tujuannya sebagai sarana irigasi. Oleh karena itu, danau ini sekarang memiliki kesan seolah menantang arus.

Pemandangan hijau yang tersaji dari bentangan hutan dan bukit-bukit membuat setiap pasang mata yang memandang menjadi damai. Tempat ini pun menjadi sarana untuk mendapatkan spot foto yang mengagumkan oleh tampilan lanskap yang ditawarkan.

14. Kapalo Banda Taram

Kapalo Banda Taram

Lokasi: Taram, Kec. Harau, Kota Payakumbuh, Kab. Lima Puluh Kota. – Image Credit by Travesia.co.id

Tempat wisata selanjutnya di Payakumbuh yang dapat memanjakan mata adalah Kapalo Banda Taram. Kapalo Banda Taram menawarkan pemandangan hijau sejuk yang dipadu dengan bentangan sawah yang lokasinya tak jauh dari hutan.

Tempat ini awalnya merupakan saluran irigasi untuk mengairi sawah dan sekitarnya. Akan tetapi sekarang setelah adanya pembangunan, tempat ini beralih fungsi menjadi destinasi wisata yang banyak menarik pengunjung. Pemandangan panorama alam yang disajikan membuat siapa pun takjub.

15. Kedai Nasi Nanak Payakumbuh

Kedai Nasi Nanak Payakumbuh

Lokasi: Jl. Gambir, Daya Bangun, Kec. Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. – Image Credit by Tripjalanjalan.com

Selain destinasi wisata alam maupun wisata sejarah, terdapat pula tempat wisata kuliner yang wajib dikunjungi. Salah satunya adalah Kedai Nasi Nanak Payakumbuh. Menu andalan yang disajikan oleh kedai ini adalah dendeng paru, gulai babat, gulai usus, dan gulai hati.

Untuk bisa menikmati di Kedai Nasi Nanak ini, sebaiknya datang sekitar pukul 11 siang untuk makan siang. Sebab begitu ramainya tempat ini, setelah jam tersebut, pilihan lauknya sudah tidak lengkap lagi.

Demikianlah 15 rekomendasi objek wisata di Payakumbuh yang wajib dikunjungi dan menawarkan pengalaman tak terlupakan. Keanekaragaman bentang alam Payakumbuh yang begitu menakjubkan menjadikannya sebagai destinasi wisata utama di Sumatera Utara.