15 Tempat Wisata di Tana Toraja Terbaru & Lagi Hits Dikunjungi

Tempat Wisata Tana Toraja

Berwisata di Sulawesi Selatan belum lengkap rasanya jika belum berkunjung ke Toraja. Yang menjadi daya tarik dari Tana Toraja ini adalah kearifan budaya lokalnya yang masih kental dan kuat.

Berbagai tujuan wisata yang disuguhkan di Toraja sebagian besar adalah wisata akan kekayaan alamnya dan kebudayaan serta sejarah yang dimilikinya. Beberapa wisata sejarahnya masih memiliki nilai magis dan religi yang sangat kuat.

Bagi Anda yang ingin berlibur ke Tana Toraja, berikut 15 rekomendasi tempat wisata primadona yang bisa Anda jadikan referensi untuk berlibur sambil menambah pengetahuan akan keragaman kebudayaan Indonesia terutama di Sulawesi Selatan.

1. Lemo atau Londa

Lemo atau Londa

Image Credit: Desainermales.com

Lemo atau Londa sebenarnya sama, yaitu tebing gunung yang digunakan warga sekitar untuk tempat memakamkan keluarga atau saudara yang sudah meninggal. Jenazah yang sudah meninggal, dimasukkan ke dalam peti jenazah pada umumnya.

Namun pada adat yang berlaku di Toraja, peti tersebut akan dibuatkan lubang di tebing gunung dan disimpan di sana. Khusus untuk keluarga bangsawan, akan dibuatkan tau-tau atau boneka semacam replika atau miniatur yang mencerminkan sang jenazah.

Lokasi: Lemo, Kec. makale utara, Kab. Tana Toraja.

2. Desa Kete Kesu

Desa Kete Kesu

Image Credit: Idntimes.com

Desa ini sangat populer di mata para pelancong, karena kehidupan tradisional masih dianut dan digunakan di wilayah ini. Selain itu, terdapat peninggalan purbakala yang menjadi daya tariknya.

Di sini terdapat kubur batu yang berbentuk seperti sampan yang di dalamnya masih terdapat tulang belulang manusia yang diperkirakan sudah berusia puluhan hingga ratusan tahun. Selain itu, adat di Kete Kesu adalah menyertakan harta sang jenazah untuk dibawa dan dimasukkan ke dalam peti matinya.

Lokasi: Kete Kesu, Tikunna Malenong, Kec. Sanggalangi, Kab. Toraja Utara.

3. Kawasan Wisata Ollon

Kawasan Wisata Ollon

Image Credit: Reservasi.com

Di sini, Anda hanya melihat pemandangan hijau pegunungan dan padang luas serta langit penuh bintang di malam hari bagi Anda yang ingin berkemah. Jangan khawatir, meskipun di tengah padang luas, masih ada fasilitas yang memadai di sana.

Pada awalnya, padang luas ini digunakan warga sekitar untuk menggembala sapi dan kuda. Jadi tidak jarang saat Anda berkunjung kesini, Anda masih menemui beberapa penggembala sapi, kambing, dan kuda sedang memberi makan hewan ternaknya di tengah padang rumput ini.

BACA:  8 Tempat Wisata di Malino (Gowa) Terbaru & Lagi Hits Dikunjungi

Lokasi: Ollon, Bau, Kec. Bonggakaradeng, Kab. Tana Toraja.

4. Agrowisata Pango-Pango

Agrowisata Pango-Pango

Image Credit: Explorewisata.com

Anda pasti akan merasa takjub akan indahnya pemandangan di sini, karena Anda akan merasakan sensasi serasa sedang berada di negeri di atas awan. Mungkin hal itu yang tepat untuk menggambarkan pemandangan di sini.

Selain itu, di sini disebut agrowisata karena Anda akan diajak untuk berkeliling kebun yang ada di atas awan. Para wisatawan juga diperbolehkan untuk memetik hasil pertaniannya seperti kopi toraja, jagung, coklat, dan lain sebagainya.

Lokasi: Pasang, Kec. Makale Selatan, Kab. Tana Toraja.

5. Mata Air Tilanga

Mata Air Tilanga

Image Credit: Kuka.co.id

Kolam yang berada di tengah kawasan hutan lindung ini, merupakan air yang berasal dari mata air pegunungan yang benar-benar bersih. Pengunjung bisa langsung berenang di kolam ini atau melompat dari tebing sekitarnya.

Meskipun berada di tengah hutan fasilitas di sini sudah cukup memadai untuk Anda mandi dan berganti baju. Anda akan mendapatkan keberuntungan jika saat Anda berenang kemudian bertemu dengan Masapi atau belut yang berkuping yang kramat.

Lokasi: Sarira, Kec. Makale Utara, Kab. Tana Toraja.

6. Wisata Batutumonga

Wisata Batutumonga

Image Credit: Ersyah.blogspot.com

Desa yang terletak di atas perbukitan ini, tidak bisa Anda lewatkan begitu saja. Selain Anda dapat menikmati matahari terbit di pagi hari, Anda bisa menikmati indahnya makan malam bersama keluarga sambil menikmati indahnya kelap kelip lampu kota di bawah.

Selain itu, ada beberapa obyek wisata juga di sekitar Batutumonga. Antara lain pengrajin pemahat kuburan batu dan Anda juga bisa melihat prosesnya. Di kawasan ini, biasanya sering diadakan upacara pemakaman dalam skala besar.

Lokasi: Lereng gunung Sesean, Kec. Sesean Suloara, Kab. Toraja Utara.

7. Wisata Kaca Buntu & Patung Yesus

Wisata Kaca Buntu & Patung Yesus

Image Credit: Idntimes.com

Patung Yesus yang ada di Toraja ini memang mirip seperti yang ada di Brazil. Namun, patung Yesus di Indonesia jauh lebih tinggi daripada yang ada di Brazil. Patung ini menghadap ke Kota Makale.

Jembatan Kaca Buntu ini berada tepat di depan Patung Yesus. Wisatawan harus rela mengantre hingga 30 menit untuk mendapatkan gilirannya untuk bisa berjalan di atas jembatan kaca yang menawarkan pemandangan memesona ini.

BACA:  16 Tempat Wisata di Gowa Terbaru & Terhits Dikunjungi

Lokasi: Buntu Burake, Kec. Makale, Kab. Tana Toraja.

8. Air Terjun Sarambu Assing

Air Terjun Sarambu Assing

Image Credit: Jalanwisata.id

Kondisi air terjun ini masih alami dan masih belum diwisatakan. Jadi Anda harus berhati-hati jika memang ingin berkunjung kesini. Pastikan Anda membawa pemandu agar tidak tersesat dan memandu dalam melintasi medan yang tidak Anda ketahui.

Air terjun ini dianggap keramat oleh warga sekitar karena di sekitar air terjun ini akan muncul pelangi berwarna merah. Warga sekitar melarang para pengunjung untuk tidak menggunakan pakaian yang berwarna merah untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Lokasi: Lembang Kandua, Kec. Bittuang, Kab. Tana Toraja.

9. Museum Ne’ Gandeng

Museum Ne’ Gandeng

Image Credit: Akurat.co

Rasa hormat akan budaya leluhurnya, sangat dijunjung tinggi oleh penduduk Toraja. Warisan leluhurnya juga dijaga dan dirawat dengan baik oleh para warganya. Obyek wisata museum ini, terletak di Desa Palangi.

Tempat ini dibangun untuk menghormati Ne’ Gandeng, sang leluhur atau tetua di Toraja. Salah satu jasa yang sangat diingat warga Toraja adalah Ne’ Gandeng bersedia menjual kerbaunya agar listrik bisa masuk ke Toraja.

Lokasi: Malakiri, Tagari, Kec. Balusu, Kab. Toraja Utara.

10. Air Terjun Talondo Tallu

Air Terjun Talondo Tallu

Image Credit: Solatadomai.com

Air terjun satu ini termasuk unik dibandingkan air terjun lainnya di kawasan Toraja, karena air terjun ini memiliki cabang hingga tiga buah cabang. Cabang ini terjadi karena aliran Sungai Rabung dan aliran Sungai Pekalian, yang akhirnya bertemu dan menjadi Sungai Talondo.

Bagi para pengunjung dihimbau agar tidak menggunakan pakaian berwarna hitam saat mengunjungi wisata air terjun ini. Selain itu, terdapat seorang nenek penjaga air terjun ini yang berusia sekitar 70 tahun bernama Ne’ Sewa atau Indo Talondo yang tidak bisa ditemui tanpa izin pemuka setempat.

Lokasi: Burasia, Kec. Bittuang, Kab. Tana Toraja.

11. Pohon Tarra

Pohon Tarra

Image Credit: Phinemo.com

Pohon ini adalah rumah bagi jenazah bayi. Usia pohon ini sendiri sudah seusia dengan adat Passiliran yang dilakukan oleh nenek moyang pemilik kepercayaan Aluk Todolo sejak ratusan tahun lalu. Ukurannya mulai dari 80 cm hingga 100 cm.

Hanya bayi berusia kurang dari 6 bulan atau yang belum tumbuh gigi saja yang boleh dimakamkan di pohon ini. Kemudian, pohon dilubangi dan jasadnya dihadapkan ke rumah sang orang tua sebagai tanda penghormatan kepada keluarga.

BACA:  16 Tempat Wisata di Maros Terbaru & Lagi Hits Dikunjungi

Lokasi: Kambira, Kec. Sangalla, Kab. Tana Toraja.

12. Bori’ Parinding

Bori’ Parinding

Image Credit: Jonipatenda.wordpress.com

Kawasan ini mirip seperti Stonehenge di luar negeri. Batu ini merupakan peninggalan zaman megalitik. Jalan yang akan Anda tempuh juga tidak mudah, namun lelah Anda akan terbayar lunas dengan indahnya dan kemegahan tatanan batu ini.

Bori’ Parinding ini juga sering disebut dengan Rante Kalimbuang. Rante Kalimbuang ini pertama kali digunakan oleh Ne’ Ramba pada tahun 1717. Ukuran dan teknik pembuatan simbuang atau batu ini mencerminkan status sosial pemiliknya.

Lokasi: Bori, Kec. Sesean, Kab. Toraja Utara.

13. Tongkonan Pallawa

Tongkonan Pallawa

Image Credit: Arsy.co.id

Tongkonan atau rumah adat Toraja, Sulawesi Selatan, memang akan sering kita jumpai di beberapa tujuan wisata yang lain. Namun Anda perlu tahu dimana tongkonan tertua yang ada sepanjang sejarah Toraja.

Pada tongkonan lama, terdapat lumbung pada bagian atapnya, dan memiliki pondasi kayu yang sangat kuat. Pada tongkonan tertentu, terdapat tanduk kerbau pada bagian depan rumahnya. Tanduk tersebut adalah tanda bahwa pemilik rumah tersebut sudah melakukan upacara adat tanduk solo.

Lokasi: Adat Pallawa, Kec. Sesean, Kab. Toraja Utara.

14. Air Terjun Tujuh Tingkat

Air Terjun Tujuh Tingkat

Image Credit: Hermontravel.com

Hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki tujuan wisata berupa air terjun. Air terjun ini memiliki tujuh tingkat yang dapat dicapai melalui jalur hutan. Hawa yang dingin serta jauh dari polusi menjadi alasan pengunjung datang kesini

Perjalanan melelahkan 25 km dari kota,  akan terbayar lunas dengan segar dan sejuknya hawa yang Anda nikmati di sini.

Lokasi: Simbuang, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja.

15. Rante allo

Rante allo

Image Credit: Kompasiana.com

Panorama dengan latar pemandangan pedesaan merupakan salah satu nostalgia tersendiri bagi para perantau. Bagi para wisatawan asing, Ranteallo menjadi pemandangan yang unik. Karena dengan keterbatasan fasilitas seperti yang ada, para penduduk lokal mampu bertahan hidup seadanya.

Yang lebih menarik lagi, deretan rumah adat tersebut memiliki tinggi dan ukuran yang sama besar. Sehingga saat dilihat dari kejauhan, akan nampak seperti tertata rapi dan indah.

Lokasi: Ranteallo, Kec. Tallunglipu, Kab. Toraja Utara.

Itulah 15 tempat wisata di Tana Toraja yang bisa Anda jadikan referensi liburan bersama keluarga. Jika Anda memang ingin menikmati waktu berlibur Anda dengan maksimal, hindari musim liburan yang padat pengunjung.