Sitinjau Lauik, Tanjakan Ekstrem dengan Pemandangan Memukau

Sitinjau Lauik Padang

Sitinjau Lauik menjadi salah satu destinasi favorit dan menantang di Kota Padang yang menarik dijelajahi. Jalur ekstrim yang dihiasi pepohonan, bukit-bukit dan pemandangan laut dari ketinggian.

Harga Tiket: Gratis, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Jl. Selayo-Padang, Indarung, Kec. Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat; Map: Cek Lokasi

Sitinjau Lauik adalah sebuah lintasan jalan di Sumatera Barat. Lintasan tersebut merupakan salah satu dari 4 jalur ekstrim di Sumatera. Lintasan jalan itu berupa belokan tajam yang dibarengi dengan tanjakan yang cukup tinggi.

Jalan tersebut cukup berbahaya bagi driver atau pengendara pemula. Dimana jalan berbahaya tersebut sering memakan korban jiwa. Meski begitu, lintasan jalan berbahaya ini cukup unik dan menarik. View yang disajikan dari jalan tersebut sangat indah dan dapat memanjakan mata.

Banyak para pengendara turun dari kendaraannya hanya untuk menikmati keindahan panorama alam yang spektakuler itu. Beberapa orang juga sering mengambil foto dan berselfi di lokasi ini. Lintasan Sitinjau Lauik itu adalah satu-satunya jalan yang menghubungi Padang dengan Arosuko atau dengan Kota Solok.

Sejarah Sitinjau Lauik

Sejarah Sitinjau Lauik

Image Credit: Twitter.com @infosumbar

Sejarah pemberian nama Sitinjau Lauik ini adalah karena setiap para pengendara yang melewati jalan terjal itu, Anda dapat menikmati keindahan alam yang mengagumkan.

Pemandangan alam dan pemandangan kota Padang yang terlihat dari ketinggian. Hal ini membuat terpukau para pengendara dan menjadikan orang-orang zaman dahulu memberikan nama Sitinjau Lauik untuk destinasi ektrem ini.

Tempat ini dikelilingi banyak pepohonan dan bukit-bukit. Ada aliran sungai yang juga menghiasi keelokan alam itu. Aliran sungai mengalir mengikuti panjang jalan tersebut.

Jalan Raya yang menjadi lintasan utama bagi pengendara yang ingin berkendara ke luar kota ini memiliki sejarah yang singkat. Dahulu sebelum menjadi seindah dan semulus sekarang. Jalan itu adalah sebuah jalan sederhana yang berbatu.

Jalan ini berupa tanah biasa yang becek dan licin saat hujan. Selain becek, saat hujan bisa saja terjadi longsor dan jalanan di tutup.

Selain itu jalanan ini juga bisa berdebu saat musim panas. Karena kering dan jarang hujan. Namun dengan keindahan alam yang disajikan di tempat ini membuat orang-orang bertahan untuk melalui jalan tersebut.

Karena semakin hari semakin banyak pengendara yang berlalu lalang di jalan tersebut, kemudian jalan diperbaiki. Kini jalan Sitinjau Lauik telah dirubah menjadi jalan aspal cantik yang memiliki pesona yang indah di sepanjang jalannya.

Lambat laun, lokasi seram bagi pengendara tersebut menjadi pusat wisata. Lokasi tersebut didatangi para pengunjung dari berbagai asal. Sehingga di dua pos pemberhentian, kini dibuatkan tempat untuk istirahat dan sekaligus tempat untuk menikmati keindahan alam di sekitar lintasan menantang tersebut.

BACA:  15 Oleh-Oleh Khas Padang yang Paling Populer

Pos tersebut berada di sebelum pembelokan tajam. Kemudian satunya lagi tidak jauh dari belokan tajam Sitinjau Lauik.

Tanjakan maut ini berada di Padang, Sumatera Barat. Lokasi tepatnya di jalan raya menuju Arosuko, Solok. Pintu masuk menuju jalan yang menjadi lokasi wisata ini yaitu berjarak 1 jam dari lokasi Kota Padang. Sitinjau Lauik adalah sebuah jalan yang memiliki jarak 15 km dari pusat kota

Fakta Menarik dari Sitinjau Lauik

Fakta Sitinjau Lauik

Image Credit: Twitter.com @zackey454ss

1. Jalur Seram dan Ekstrem yang Tidak Pernah Sepi.

Fakta unik dari tempat hit yang merupakan lintasan berbahaya ini adalah tidak pernah sepi dari pengunjung. Selain itu lokasi yang kini menjadi tempat wisata ini juga tidak pernah sepi dari pengendara. Jalan ekstrem itu selalu diramaikan oleh kendaraan yang berlalu lalang.

Menurut beberapa pengamat yang mengamati lintasan Sitinjau Lauik, jalan tersebut diperkirakan dilewati oleh lebih dari Sembilan ribu kendaraan. Tidak hanya kendaraan roda empat, sepeda motor, bus dan truk pun silih berganti melalui jalan tersebut.

Sehingga lintas jalan utama tersebut sering macet di waktu-waktu tertentu. Selain itu, penyebab kemacetan lainnya yaitu karena beberapa truk yang mengangkut barang sering berhenti tiba-tiba di pinggir jalan. Truk tersebut biasanya membawa barang yang banyak dan melampaui batas maksimal. Sehingga terjadi kemacetan di lokasi.

2. Ruas Jalan Lebih Lebar dari Jalan Raya Lainnya

Sebab sering terjadinya macet di lintasan ini, pemerintah melakukan perluasan jalan yang lebih lebar dari jalan raya lainnya. Hal ini dilakukan supaya kemacetan di jalan tersebut dapat berkurang.

Namun fakta membuktikan bahwa, meski sudah sering diperlebar, jalan tersebut masih sering memunculkan kemacetan. Kemacetan tersebut sering menyebabkan beberapa kejadian dan peristiwa yang tidak diinginkan.

3. Sitinjau Lauik Sering Memakan Korban

Selain macet, jalan ekstrim tersebut juga sering memakan korban. Dimana jalan yang curam tersebut memiliki kisah misteri yang membuat pengendara selalu berhati-hati di lokasi ini.

Kecelakaan mobil sering terjadi, dimana hal ini diakibatkan karena jalanan yang licin. Penyebab lainnya yaitu adanya tumpahan minyak CPO. Selain itu, penyebab lainnya yaitu adanya masalah dengan rem pada kendaraan pengendara.

Fakta Menarik Sitinjau Lauik

Image Credit: Twitter.com @tmcpoldametro

4. Jalan Utama Penghubung Kota

Jalur berbahaya Sitinjau tersebut uniknya adalah jalan utama di Kota Pandang. Jalur tersebut menghubungkan kota dengan kota lainya.

Jalan utama tersebut hanya ada satu di Sumatera Barat. Jalan tersebut hanya satu yang bisa dilewati bagi orang-orang yang ingin melintasi kota atau provinsi.

5. Rute Nasional

Jalan yang semakin hari semakin ramai didatangi pengunjung tersebut menjadi penghubung antar Kota. Tidak hanya antar kota, namun jalan yang faktanya adalah merupakan rute nasional tersebut juga dapat menghubungkan provinsi lain dengan Provinsi Sumatera Barat.

BACA:  12 Tempat Wisata di Pesisir Selatan Terbaru & Lagi Hits Dikunjungi

Jalan ini dijadikan sebagai rute Nasional. Dimana lintasan tersebut adalah jalan yang dipenuhi pohon-pohon dan hutan di sepanjang perjalanan.

Daya Tarik yang Dimiliki Sitinjau Lauik

Daya Tarik Sitinjau Lauik

Image Credit: Twitter.com @aviatourtwit

1. Berada di Ketinggian 220 mdpl

Karena berada di ketinggian 220 mdpl, Lokasi Sitinjau Lauik yang kini menjadi lokasi wisata tersebut memiliki udara yang sejuk.

Selain itu, suhu yang dingin dan adem. Hal ini membuat para pengunjung betah dan berlama-lama di lokasi wisata itu.

2. Pesona Keindahan Alam

Meski menjadi salah satu lokasi yang berbahaya, jalur ini adalah salah satu lokasi favorit bagi beberapa orang yang sering berkunjung di lokasi tersebut. Selain itu lokasi idaman ini juga menjadi idam-idaman bagi beberapa orang yang belum pernah mengunjungi tempat tersebut.

Kawasan wisata yang memiliki keindahan alam tersebut menjadi salah satu pilihan tempat wisata. Dimana lokasinya yang dingin, suasana dan suhu yang sejuk. Bukit-bukit yang indah disaksikan dari kejauhan.

Selain itu, dari ketinggian jalan tersebut Anda dapat menikmati keindahan laut. Luasnya lautan Samudra Hindia yang menakjubkan. Ini tidak akan Anda temui di lokasi lainnya.

3. Panorama Alam yang Memukau

Kawasan jalan Sitinjau Lauik tidak hanya memberikan keindahan alam perbukitan dan laut yang indah. Namun, saat pagi hari lokasi wisata ini menyimpan panorama alam yang memukau. Saat pagi hari, embun menyelimuti dengan biasan cahaya mulai menerangi menjadi hal yang menarik.

Tidak hanya saat pagi, saat sore mulai menjemput, lokasi ini akan dipenuhi oleh pasangan-pasangan kekasih yang menanti indahnya senja.

Jika senja terlewat, malam hari dari ketinggian jalan ini juga akan terlihat sangat menakjubkan. Ribuan lampu perumahan di Kota yang terlihat dari ketinggian ini menjadi pemandangan yang tidak terlupakan.

Di lokasi tersebut terdapat gazebo yang dibuat untuk singgah dan menikmati keindahan kota Padang. Gazebo berbentuk rumah adat khas Minang itu selalu ramai didatangi para pengunjung. lokasi ini dinamakan dengan Padang Scenic Point.

Dimana dari gazebo tersebut Anda dapat melihat view Kota Padang dari kejauhan. Padang Scenic Point tersebut tidak hanya ramai saat liburan tiba, namun di hari-hari biasa lokasi tersebut akan tetap ramai.

Lubuk Paraku adalah sebuah lokasi wisata yang berada di dekat lintasan seram tersebut. Tempat wisata ini adalah sebuah pemandian. Pemandian tersebut memiliki aliran air yang segar dan sejuk. Sumber airnya berasal langsung dari sumber air pegunungan.

BACA:  10 Tempat Makan di Sawahlunto Favorit Wisatawan

THR atau Taman Hutan Raya Bung Hatta adalah sebuah taman yang berada di dekat jalan Sitinjau Lauik. Taman Hutan tersebut sama dengan taman-taman Hutan lainnya. dimana di Taman tersebut menyimpan beberapa tanaman langka dan ada pula tanaman yang keberadaannya dilindungi.

Kejadian Unik di Sitinjau Lauik

Kejadian Unik Sitinjau Lauik

Image Credit: Google Maps (Lang Praba Wasista)

Beberapa kejadian dan peristiwa sering terjadi di jalan utama Sitinjau Lauik tersebut. Ada kecelakaan Mobil yang terjadi dimana driver mobil hilang kendali untuk menjalankan kendaraan. Kecelakaan ini terjadi pada tahun 2020. Mobil tersebut masuk dan terjebak ke dalam jurang.

Syukurnya para penumpang dari mobil itu selamat semua. Tidak ada korban jiwa. Para korban luka-luka kecil karena terperosot saat mobil masuk ke dalam jurang.

Kejadian unik ada juga sebuah bus bertingkat yang lewat di jalan tersebut. Bus bertingkat tersebut melewati jalur Sitinjau Lauik yang berkelok dan terjal tersebut dengan santai.

Menurut beberapa orang yang mengamati, supir bus tersebut terlihat terlatih saat mengendarai bus bertingkat tersebut. Diyakini bahwa supir bus tersebut sudah biasa melewati jalur jalan tersebut.

Tips Melewati Tanjakan Sitinjau Lauik

Tips Melewati Sitinjau Lauik

Image Credit: Google Maps (Bambang Albadri)

Supaya tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan, Anda perlu menyiapkan kendaraan sebelum berangkat. Cek keganjilan yang ada di kendaraan Anda. Seperti rem, ban motor dan lainnya. Pastikan tidak ada masalah di kendaraan. Yang terpenting yaitu pastikan kendaraan sudah diservis supaya tidak rewel saat menaiki tanjakan terjal tersebut.

Saat berada di jalan Sitinjau Lauik, pastikan Anda berhati-hati, tidak mendahului kendaraan yang ada di depan. Ikuti jalur Anda sendiri. Selain itu usahakan untuk mengurangi kecepatan Anda saat berkendara.

Fokuslah saat berkendara. Jika Anda mulai merada lelah dan mengantuk, mintalah teman Anda untuk menggantikan sebagai driver. Jika tidak ada pengganti, Anda bisa istirahat sejenak menghilangkan lelah lalu kemudian lanjutkan kembali perjalanan. Pengendara dapat menikmati keindahan alam di pinggir sebelum melanjutkan perjalanan.

Fasilitas yang Tersedia di Sitinjau Lauik Padang

Fasilitas di Sitinjau Lauik

Image Credit: Google Maps (Herdanis Gallery)

Destinasi wisata ramai dan tidak pernah sepi tersebut tidak memiliki fasilitas yang lengkap, bahkan sangat kurang. Masyarakat sekitar dan pemerintah setempat belum memperhatikan lokasi wisata itu.

Di sekitar lokasi wisata, belum ada tempat membuang sampah. Selain itu, tidak ada kamar mandi bahkan tempat mencuci tangan. Beberapa warung yang menjajakan makanan ringan di sekitar lokasi hanya buka dan berjualan pada hari libur saja. Pada hari kerja para penjual tidak akan terlihat berjualan meski pengunjung tetap ramai. Jualan yang dijajakan pun masih kurang lengkap dan masih sangat terbatas.

Itulah beberapa informasi tentang Sitinjau Lauik yang hits di Kota Padang. Saat bepergian dan melewati tanjakan ektrem ini, diharapkan untuk berhati-hati dan jangan lupa mengabadikan momen saat berada di tanjakan hits ini.