Harga Tiket: Rp 3.000, Jam Operasional: 09.00-15.00 WIB, Alamat: Jl. Pintu Besar Utara No.27 Pinangsia, Kota Tua, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta; Map: Cek Lokasi

Jika membahas mengenai Jakarta tentu yang terpikir di pikiran kita adalah bangunan tinggi berwarna putih yang dinamakan Monumen Nasional. Seperti sebuah kota yang menyimpan berjuta kenangan masa lampau. Namun bukan hanya Monumen Nasional saja yang sering dilirik oleh wisatawan, Jakarta juga mempunyai sebuah obyek wisata yang sarat akan ilmu budaya yaitu Museum Wayang.

Museum ini dikenal sebagai salah satu museum favorit tujuan wisatawan karena beragam koleksi wayang yang disimpan disini. Museum di Jakarta ini didirikan sebagai wadah untuk melestarikan serta memperkenalkan dunia perwayangan di Indonesia. Bangunannya yang bergaya klasik serta memiliki kisah sejarah sangat patut dijadikan sebagai tempat edukasi.

Wisatawan yang datang berkunjung dapat menambah ilmu dengan berbagai wayang yang disuguhkan disini. Lokasinya yang bergaya klasik juga cocok dijadikan sebagai inspirasi atau sekedar mengagumi kemegahan dari museum. Tak hanya itu, kisah sejarah yang masih kental dari bangunan museum juga menjadi salah satu daya tarik dari museum ini.

Daya Tarik yang Dimiliki Museum Wayang

Daya Tarik Museum Wayang
Image Credit: Twitter.com @BadToxic

Wisatawan yang datang berkunjung bukan hanya wisatawan domestik saja, namun berbagai pengunjung mancanegara pun ikut menyambangi museum ini karena berbagai daya tarik yang dimilikinya. Jadi bukan suatu yang mengherankan jika museum ini terkenal hingga ke luar negeri.

1. Memiliki Beragam Jenis Wayang

Obyek wisata bertema sejarah ini dahulunya berfungsi sebagai gereja dengan nama De Oude Hollandsche Kerk. Gereja ini dibangun pada 1640 lalu kemudian berganti nama menjadi Gereja De Nieuwe Holladse Kerk pada tahun 1732. Setelahnya, bangunan ini hancur akibat gempa bumi pada tahun 1808. Lalu dibangun kembali dan diresmikan menjadi sebuah museum pada 13 Agustus 1975.

Museum Wayang memiliki berbagai jenis wayang baik wayang dari Indonesia maupun wayang dan boneka dari mancanegara. Bahkan jika dijumlahkan jumlah wayang yang tersedia disini memiliki koleksi lebih dari 5.000 wayang, sangat fantastis bukan. Wayang-wayang yang dipamerkan di museum ini sangatlah menarik seperti contohnya wayang kulit legendaris asal Betawi.

Saat pengunjung berada di pintu masuk museum, pengunjung akan langsung disambut oleh dua pasang wayang berukuran besar. Wayang-wayang ini adalah wayang golek Gatotkaca dan primaisurinya yang bernama Pergiwa. Tak hanya wayang saja yang dipamerkan, beberapa koleksi gamelan serta lukisan wayang juga tersedia di museum megah ini.

2. Teater Wayang yang Menakjubkan

Daya tarik selanjutnya dari museum ini adalah adanya teater wayang. Tidak seperti museum-museum kebanyakan yang hanya memamerkan beragam jenis benda peninggalan sejarah saja, museum ini juga menampilkan pertunjukan wayang yang tentunya berkesan edukatif. Dengan adanya teater wayang disini, berdampak baik dalam menarik pengunjung untuk datang.

Teater wayang yang disuguhkan disini ditampilkan secara rutin oleh satuan pelaksana museum. Bahkan pertunjukan wayang yang ditampilkan disini pernah disuguhkan untuk memperkenalkan kebudayaan dan kesenian perwayangan Indonesia kepada para delegasi serta atlet pada Asian Games 2018. Wah, kita warga Indonesia sudah sepatutnya bangga dengan adanya teater ini bukan.

Pada saat Asian Games 2018 lalu, Museum Wayang ini tidak hanya menampilkan teater wayang saja. Di museum ini juga mengadakan pameran wayang dari dalam negeri maupun mancanegara. Wayang-wayang yang ditampilkan dari mancanegara itu ada yang berasal dari India, Malaysia serta Kamboja. Ternyata selain memamerkan wayang khas Indonesia, museum ini juga memamerkan wayang mancanegara.

Daya Tarik Dimiliki Museum Wayang
Image Credit: Twitter.com @BadToxic

3. Menampilkan Workshop Wayang

Pada zaman millenial seperti sekarang ini, kebudayaan tradisional khas negara sendiri sangat perlu dilestarikan agar tidak mati tergerus zaman. Beragam kebudayaan seperti halnya batik, tarian tradisional, makanan khas daerah serta kesenian wayang merupakan sebuah kekayaan negara kita yang harus dipertahankan dari kemajuan zaman.

Beragam upaya juga pernah dilakukan untuk tetap mempertahankan keberadaan budayaan. Seperti halnya kegiatan workshop kesenian wayang yang terdapat di museum megah satu ini. Kegiatan ini menampilkan langkah demi langkah pembuatan sebuah wayang yang tentunya sangat bermanfaat dalam melestarikan kesenian wayang di negeri tercinta kita Indonesia.

Keberadaan workshop wayang yang tersedia disini juga bisa berdampak baik bagi pengunjung yang datang untuk mencoba bisnis wayang. Yang mana pada zaman ini bisnis merupakan suatu hal yang terus dibicarakan. Dengan mencoba bisnis wayang, secara langsung kita juga melestarikan kesenian wayang khas Indonesia kepada khalayak ramai.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Museum wayang
Image Credit: Twitter.com @ClaritaMoralesL

Museum Wayang Jakarta termasuk obyek wisata bertema sejarah yang cukup digandrungi oleh wisatawan, buktinya pada tahun 2019 lalu jumlah pengunjung yang mengunjungi museum ini berjumlah 341,805 orang. Lokasi museum megah ini berjarak 7,5 km dari Monumen Nasional. Akses jalan menuju lokasi sangatlah mudah dan memadai, mengingat tempatnya yang berada di pusat Ibukota.

Waktu tempuh yang dibutuhkan untuk mengunjungi obyek wisata edukatif ini kurang lebih 30 menit dari Monumen Nasional. Namun, pada tanggal-tanggal merah ataupun libur sekolah biasanya akses menuju lokasi sedikit ramai. Bahkan karena ramainya pengunjung, museum ini pun menambah loket pintu masuk demi mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Pengunjung dapat memulai perjalanan dari Monumen Nasional menuju Jalan Merdeka Barat. Lalu dilanjutkan perjalanan menuju Jalan Majapahit untuk kemudian ke Jalan Gajah Mada. Setelah sampai di Jalan Gajah Mada, lanjutkan perjalanan menuju Jalan Pintu Besar Selatan kemudian ke Jalan Pintu Besar Utara dan menuju Kota Tua hingga menemui lokasi wisata yang dituju.

Harga Tiket Masuk Objek Wisata

Harga Tiket Museum Wayang
Image Credit: Google Maps (Katsuya Sogo)

Seperti obyek wisata lainnya, Museum Wayang Jakarta yang bergaya klasik ini juga memasang tarif bagi wisatawan yang hendak menyambanginya. Tidak perlu khawatir mengenai mahalnya biaya yang harus dikeluarkan, karena harga tiket masuk yang ditawarkan oleh museum ini sangatlah terjangkau. Untuk masing-masing jenjang usia dibedakan harga tiket masuknya.

Wisatawan yang mengunjungi museum ini akan dikenakan tarif sebesar Rp 2.000 untuk pelajar. Sementara untuk jenjang mahasiswa, museum ini memasang harga tiket masuk sebesar Rp 3.000. dan untuk jenjang dewasa wisatawan harus menyiapkan dana sebesar Rp 5.000 sebagai tiket masuk. Dengan biayanya yang ramah dikantong menjadikan museum ini favorit.

Bayangkan saja, dengan tarif masuk kurang dari Rp 10.000 wisatawan sudah bisa mendapatkan beragam manfaat dari museum ini. Mulai dari manfaat edukasi hingga hiburan. Sangat direkomendasikan untuk wisatawan yang hendak mengisi liburannya bersama keluarga tercinta disini. Dijamin akan menjadi pengalaman liburan yang paling mengesankan.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Museum Wayang

Kegiatan di Museum Wayang
Image Credit: Google Maps (Fariz Firdaus)

1. Menambah Edukasi dengan Beragam Wayang

Bukan suatu hal yang meragukan lagi jika museum ini memiliki jumlah wayang yang sangat beragam. Bahkan jika dihitung jumlahnya bisa mencapai 5.500 buah wayang. Dengan jumlah wayang sebanyak itu, pengunjung bisa menikmatinya dengan melihat beragam jenis wayang yang dipamerkan sekaligus menambah ilmu dengan deskripsi di tiap-tiap wayang.

2. Menonton Teater Wayang

Teater wayang yang ditampilkan di museum ini, disuguhkan secara berkala oleh satuan pelaksana museum. Wisatawan dapat menonton teater wayang yang tentunya tak hanya menghibur namun juga sarat akan makna edukatif. Untuk menampilkan pertunjukan teater wayang ini, satuan pelaksana museum telah menyediakan tempat tersendiri yang dikenal bersih dan luas.

3. Mengikuti Workshop Wayang

Museum Wayang memang dikenal luas oleh masyarakat sebagai museum yang memiliki beragam hal menarik yang bisa dilakukan disana. Seperti halnya kegiatan workshop wayang yang bisa diikuti oleh pengunjung disini. Dengan mengikuti kegiatan workshop ini, pengunjung akan mendapatkan pengalaman membuat wayang yang tentunya sangat berkesan.

Fasilitas yang Tersedia di Museum Wayang Jakarta

Fasilitas di Museum Wayang
Image Credit: Google Maps (Yosep Tejocahyono)

Letaknya yang berada di pusat Kota Jakarta tepatnya Jakarta Barat menjadikan fasilitas yang tersedia di obyek wisata sejarah ini tergolong lengkap. Selain menyajikan wisata yang sarat akan menfaat edukasi, museum ini juga memperhatikan fasilitas yang wajib ada sebagai sebuah museum terkenal. Fasilitas yang lengkap disini juga menjadi salah satu daya tarik pengunjung yang hendak mengunjunginya.

Museum Wayang buka setiap hari Selasa sampai Hari Minggu dari jam 09.00-17.00 WIB ini menyediakan fasilitas umum dan pendukung layaknya obyek wisata lainnya. Seperti contohnya area parkir, toilet umum, hingga WiFi. Walaupun namanya museum yang biasanya identik dengan hal kuno, berbeda halnya dengan museum ini yang memiliki WiFi sebagai bukti bahwa museum ini tidak ketinggalan zaman.

Tak hanya fasilitas umum saja yang tersedia disini, beragam fasilitas menarik juga disediakan untuk menunjang kebutuhan pengunjung. Seperti halnya toko souvenir bagi pengunjung yang hendak membeli buah tangan. Disini pun terdapat pusat dokumentasi yang bisa pengunjung gunakan sebagai lokasi untuk mengambil gambar. Pusat dokumentasi juga sering digunakan wartawan dalam kegiatan meliput.

Demikianlah beberapa hal mengenai Museum Wayang Jakarta yang sudah dirangkum diatas. Seakan tidak ada habisnya jika membahas kelebihan museum ini. Dengan adanya museum ini, pelestarian mengenai kesenian wayang akan tetap ada. Kita sebagai warga Indonesia sudah sepatutnya bangga dengan adanya museum ini. Bagaimana, apakah anda tertarik mengunjunginya?