Belum bisa dikatakan sempurna jika liburan tanpa mengunjungi wisata alam berupa air terjun di Kulon Progo, Jogja, terdapat berbagai air terjun dengan keunikan masing-masing. Air terjun di kabupaten ini tentu tidak kalah dengan air terjun yang ada di daerah lain, seperti di Bogor, Jawa Barat. Bahkan beberapa bisa dikatakan lebih unggul dengan berbagai fasilitas dan daya tarik tersendiri.

Liburan dengan mengunjungi air terjun tidak hanya bisa melepas penat, namun juga mendapatkan suasana hati tenang. Sebut saja pemandangan alam eksotis yang disajikan, dipastikan setiap wisatawan yang berkunjung terpesona dengan kecantikannya. Apalagi jika sebagian sudah dikelola baik oleh pemerintah maupun masyarakat setempat.

Jika ditempat lain kebanyakan dikelilingi hutan pinus, lain halnya dengan air terjun yang ada di salah satu kabupaten di Yogyakarta ini, pohon bambu menghiasi sekitar air terjun. Tentu anda tau bagaimana keindahan pohon bambu dengan daunnya yang rindang dan batang yang indah menjulang tinggi. Apalagi jika diterpa angin, pohon bambu akan mengeluarkan nyanyian khasnya. Bagaimana jika dipadukan dengan suara gemercik air terjun? Lebih baik anda langsung berkunjung ke lokasi untuk mendapatkan jawabannya.

Air terjun juga disebut dengan Curug, jadi jangan heran jika ada seseorang yang menyebutnya dengan kata tersebut, atau mungkin disebutkan pada artikel ini. Daripada penasaran, lebih baik anda simak beberapa ulasan mengenai air terjun di Kulon Progo dengan pesona alamnya masing-masing.

1. Air Terjun Kedung Pedut

Air Terjun Kedung Pedut
Image Credit: Google Maps putri sari

Eksotis, itulah kata pertama yang pastinya keluar ketika anda datang ke lokasi air terjun Kedung Pedut. Ada keunikan tersendiri dari air terjun yang ada di jalan Kutogiri Gunung Kelir ini, yakni memiliki dua warna sekaligus. Warna yang dimaksud adalah air yang ada di kolam, yakni biru tosca dan juga putih bersih, keduanya dipastikan jernih.

Batuan tebing yang menghiasi seolah membentuk tangga, anda bisa membuat hammock dengan mengaitkan tali di sisi masing-masing. Letaknya cukup tersembunyi, namun warga setempat sudah mengelolanya dengan baik. Diantaranya diberikan papan seluncur kayu, jembatan bambu, dan pancuran. Anda bisa melakukan berbagai aktivitas seru, seperti berenang di kolam atau body rafting dengan lintasan pendek.

Harga Tiket: Rp 10.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Kutogiri Gunung Kelir, Kembang, Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

2. Curug Sigembor

Curug Sigembor
Image Credit: Instagram Dede Harydi

Kalau yang ini bukan hanya indah, melainkan juga unik. Bagaimana tidak, umumnya air terjun berada di tengah hutan atau pegunungan, namun berbeda dengan Curug Sigembor yang lokasinya berada di pinggir jalan. Bagi pengunjung yang ingin datang ke lokasi, cukup parkir kendaraan di pinggir jalan dan menuju spot utama air terjun. Kenapa demikian? Hal ini dikarenakan hingga saat ini masih belum ada pengelola resmi yang mengurusi air terjun ini.

Meski demikian, keindahan yang disajikan tidak kalah menarik dengan air terjun yang lokasinya masuk ke dalam hutan. Curug Sigembor mempunyai undakan bertingkat cukup banyak, itulah yang menjadi salah satu daya tariknya. Di samping Curug terdapat pepohonan rindang yang mengelilingi dengan warna hijaunya. Tidak ada kolam yang menampung aliran air, jadi Curug ini langsung mengalir ke dasar yang berupa bebatuan. Pengunjung yang datang ke lokasi Dusun Banyunganti, Kecamatan Girimulyo hanya bisa menikmati keindahannya sambil foto sellfi.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Banyunganti, Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

3. Grojogan Mudal

Grojogan Mudal
Image Credit: Google Maps Aristiono

Sensasi hijau muda dari tanaman yang tumbuh di sekitar air terjun menjadi daya tari tersendiri. Grojogan Mudal sangat indah dengan membentuk mirip lereng yang dialiri air dengan debit cukup deras. Dari kejauhan, mungkin anda melihat sebuah seluncur air yang biasanya terdapat di kolam renang. Daya tarik lain dari kejernihan air yang ada di kolam, warnanya hijau tosca dan anda bisa berenang di dalamnya.

Di sekitar Grojogan Mudal juga terdapat sebuah taman anggrek yang tidak kalah menarik. Pengunjung bisa jalan-jalan sambil menikmati keindahan bunga anggrek di sekitar lokasi. Spot wisata ini sudah dikelola dengan baik dan diberi beberapa permainan sehingga pengunjung tidak harus selalu berkutat dengan permainan air. Ban karet dan pelampung merupakan fasilitas yang bisa anda dapatkan saat berada di air terjun ini.

Harga Tiket: Rp 10.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Banyunganti, Jatimulyo, Girimulyo, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

4. Air Terjun Kembang Soka

Air Terjun Kembang Soka
Image Credit: Google Maps Hasim Ikhwanudin

Dinamakan air terjun Kembang Soka karena aliran air dari sungai tersebut ditumbuhi tanaman Soka. Keindahannya tidak dapat tertandingi, diselimuti tumbuhan rindang khas pegunungan. Aliran airnya cukup deras dengan ketinggian sekitar 15 meter. Ada keunikan sekaligus keindahan di Curug ini, yakni airnya tidak langsung jatuh ke kolam seperti halnya Curug lain. Sebelum jatuh ke kolam, air terlebih dahulu mengalir di bebatuan dengan jarak cukup panjang, barulah kemudian jatuh ke kolam.

Menariknya, kolam yang ada di air terjun tersebut sudah dimodifikasi sehingga mirip dengan kolam renang buatan. Bentuknya kotak dengan batasan berupa batu yang kemudian di teruskan alirannya ke sungai. Warna kolam tidak jauh berbeda dengan air terjun lain, yakni jernih hijau tosca. Di tepi kolam dibuat sebuah jembatan mini yang berfungsi untuk aktivitas cliff jumping.

Harga Tiket: Rp 6.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Raya Kaligesing, Banyunganti, Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

5. Air Terjun Goa Kebon

Air Terjun Goa Kebon
Image Credit: Google Maps Grasella’s Pudding

Sudah jelas bahwa daya tarik Air Terjun Goa Kebon yakni bentuknya yang mirip gua. Bukan hanya bentuk saja sebenarnya, namun di tengah air terjun tersebut ada sebuah lubang yang bisa dimasuki, mirip gua pada umumnya. Sederhananya, air terjun yang ada di Kulon Progo ini berupa batuan besar, atau yang biasa disebut dengan tebing. Batuan tersebut kemudian dialiri air yang kemudian jatuh menyirami semua bagian batu.

Aliran air yang jatuh menyelimuti tebing mirip seperti tirai dengan debit air tidak terlalu deras. Air jatuh langsung ke kolam dengan warna putih jernih, bukan warna hijau tosca seperti Curug yang telah disebutkan diatas. Kedalaman kolam bisa dikatakan cukup dangkal sehingga anda bisa bermain air dan berenang. Sekedar informasi, meskipun ada pintu di tengah batu gua tersebut, namun tidak ada jalan tembusannya. Dengan kata lain, pintu tersebut buntu dan hanya bisa dimasuki sejauh 5 meter saja.

Harga Tiket: Rp 4.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Dukuh VII, Krembangan, Kec. Panjatan, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

6. Curug Setawing

Curug Setawing
Image Credit: Instagram Adhie

Dibalik Gunung Menoreh, Kulon Progo, anda bisa menemukan sebuah air terjun sangat indah, namanya Curug Setawing. Daya tarik utamanya dari ketinggian, sekitar 40 meter dengan aliran air yang semakin melebar ketika mendekati dasar. Air terjun ini juga mempunyai banyak undakan yang cantik dan membuat siapa saja terpesona.

Dari kejauhan, anda mungkin melihatnya sebagai susunan batu dengan bentuk semakin meruncing di bagian atas. Susunan batu tersebut kemudian dialiri air, itulah sedikit gambaran dari salah satu air terjun hits di daerah ini. Keindahannya tidak berhenti sampai disitu, pepohonan rindang juga turut serta melengkapi pesona yang disajikan.

Harga Tiket: Rp 7.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Dusun Jonggrangan Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

7. Curug Sedhuwagang

Curug Sedhuwagang
Image Credit: Instagram Dwi Yuesaq Yahya

Bagi anda yang ingin spot foto selfie cantik, Curug Sedhuwagang wajib dikunjungi. Air terjun ini sangat unik, tanpa ada batuan atau undakan yang menghiasi. Air mengalir melalui tebing dan jatuh langsung ke kolam. Mungkin anda melihatnya sebagai tirai dengan warna putih, karena memang dari kejauhan terlihat seperti itu. Apalagi jika ketinggian tebing mencapai 20 meter lebih, pasti sayang untuk dilewatkan.

Pihak pengelola cukup baik dalam merawat dan mengembangkan Curug Sedhuwagang. Buktinya ada sebuah jembatan yang bisa digunakan untuk menyebrangi kolam. Wisatawan baisa menggunakan jembatan tersebut untuk foto dengan background mengarah langsung ke ir terjun. Di tengah kolam juga dibuat sebuah bangunan mirip rakit yang terbuat dari bambu, namun tidak bisa dikendarai seperti rakit pada umumnya. Bangunan tersebut hanya digunakan untuk aktivitas cliff jumping atau sebagai spot foto menarik.

Harga Tiket: –; Map: Cek Lokasi
Alamat: Hargotirto, Kec. Kokap, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

8. Grojogan Sewu

Grojogan Sewu
Image Credit: Google Maps hendra giyardi

Air terjun lainnya yang wajib dikunjungi adalah Grojogan Sewu. Daya tarik utamanya tidak jauh berbeda dengan yang lain, yakni keindahan. Curug ini membentuk sudut 90 derajat dengan ketinggian sekitar 25 meter. Di bagian tengah tebing yang dialiri air terebut mulus, artinya air langsung menuju ke kolam. Namun jika melihat agak kesamping, ada batuan yang muncul sehingga menghalangi air sebelum masuk ke kolam, sebut saja undakan vertikal.

Mungkin anda membayangkan Grojogan Sewu ini berada di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Tentu saja tidak, karena lokasinya dipastikan di Kulon Progo, tepatnya di Yogyakarta. Memang ada dua air terjun dengan nama yang sama, namun masing-masing cukup berbeda, terutama dalam hal keindahannya.

Harga Tiket: Rp 4.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Beteng, Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

9. Curug Kalimiri

Curug Kalimiri
Image Credit: Twitter Korn – One

Curug Kalimiri letaknya berdekatan dengan air terjun Kembang Soka. Bahkan beberapa wisatawan menyebutnya dengan nama itu. Hingga saat ini kondisinya kurang terawat dan masih terabaikan. Tidak jelas kenapa alasannya, mungkin karena banyak air terjun di kabupaten ini yang harus diurus. Sebenarnya keindahan dari Curug ini tidak kalah dengan yang lain.

Bentuk Curug bukan 90 derajat, melainkan sedikit miring membentuk lereng. Ada banyak undakan yang dilalui aliran air dengan bebatuan warna cokelat, jauh berbeda dengan air terjun lain yang umumnya berwarna abu-abu atau hitam. Uniknya, sebesar apapun debit air yang mengalir, tidak bisa menenggelamkan batuan lereng tersebut karena ukurannya cukup besar.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Gunung Kelir, Desa Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

10. Grojogan Watu Jonggol

Grojogan Watu Jonggol
Image Credit: Google Maps Sepenuh hati Separo jiwa

Keindahan alam dari air terjun memang tidak ada duanya dan selalu menyita perhatian. Grojogan Watu Jonggol merupakan salah satu dari banyaknya Curug yang ada di Kabupaten Kulon Progo. Curug atau Grojokan ini memilki ketinggian sekitar 40 meter dengan bentuk landai, tidak langsung jatuh ke bawah.

Kolam yang ada di bawah air terjun cukup dangkal, hanya sekitar lutut orang dewasa. Curug ini memang belum banyak dikunjungi seperti halnya Curug lain yang masih dalam satu lokasi. Justru itulah yang menjadi daya tarik tersendiri karena anda bisa menikmati keindahan Grojogan Watu Jonggol tanpa harus berdesakan.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Nglinggo Barat, Pagerharjo, Kec. Samigaluh, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Air terjun, Curug, atau Grojokan, semuanya memiliki arti dan maksud yang sama. Air terjun di Kulon Progo memang cukup banyak, namun anda bisa mengunjungi beberapa sekaligus dalam satu kali perjalanan. Hal ini dikarenakan letaknya yang tidak terlalu jauh dan masih dalam satu lokasi, yakni pegunungan Menoreh.