Pantai Ngliyep salah satu objek wisata pantai yang eksotis di Malang terkenal dengan mitos Nyi Roro Kidul. Hadir sejak tahun 1980-an, pantai pasir putih ini masih saja mencuri perhatian para wisatawan dengan keindahan yang tersaji.

Harga Tiket: Rp 15.000, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Kedungsalam, kec. Donomulyo, Kota Malang, Jawa Timur; Map: Cek Lokasi

Ngliyep mengindikasikan keinginan pengunjung untuk tidur begitu menginjakkan kaki di sini. Pasalnya, perpaduan panoramanya memang menghadirkan sensasi relaksasi. Angin sepoi yang berembus, ditambah gemuruh ombak.

Membentang di atas lahan seluas 10 hektare, Pantai Ngliyep memberi keleluasaan. Kepungan hutan tropis dan tebing curam turut memperindah suasana. Kalem, segar, dan sedikit misterius. Kesan pertama yang akan menyapa Anda. Lebih dari sekadar objek wisata, pantai ini menyimpan budaya dan tradisi lokal.

Daya Tarik yang Dimiliki Pantai Ngliyep

Daya Tarik Pantai Ngliyep
Image Credit: Google Maps (Pantai Ngliyep Malang)

1. Gunung Kombang dan Budaya Warga Setempat

Ada pulau mungil yang berada dalam kawasan pantai. Gunung Kombang, begitulah sebutannya. Anda bisa jalan kaki untuk berkunjung ke sini. Terdapat jembatan kayu yang langsung terhubung dengan pesisir pantai. Sebuah makam keramat terbaring di atas tanah pulau tersebut. Konon, warga pernah mendapati penampakan Nyi Roro Kidul.

Gunung Kombang menyimpan beragam cerita misteri. Warga setempat menganggapnya keramat. Kerap akan Anda temukan sesajen. Bahkan, sebagian masih meminta berkat di sana. Oleh karena itu, alangkah baiknya Anda tidak berbicara sembarangan. Jagalah sopan santun untuk menghormati tradisi.

Cukup lakukan kebutuhan Anda, berfotolah jika memang memungkinkan. Sulit untuk beraktivitas air karena kondisi ombak kurang bersahabat. Suara gemuruh terdengar kencang menghantam dinding pulau. Meski begitu, panoramanya mampu memukau Anda.

Seolah belum cukup, Anda akan mengenal yang namanya ritual labuhan ketika datang pada tanggal 14 Rabiulawal. Ini diadakan dalam rangka bersyukur kepada Tuhan. Warga beramai-ramai menyembelih sapi atau kambing, untuk kemudian sebagian dilarutkan ke laut dan sisanya dijadikan sesajen ke Gunung Kondang.

Sesajen tersebut tidak diangkut begitu saja, melainkan harus dikawal kesenian Jaranan. Biasanya, orang yang bertugas wajib mengenakan baju adat. Ritual labuhan telah berlangsung sejak dahulu kala. Warga berharap, mendapat limpahan rezeki dan dilindung dari marabahaya.

2. Eksotisme Teluk Putri

Masih di dalam area Pantai Ngliyep, di sebelah kiri terdapat perbukitan. Medannya tidak terlalu susah, memang kerap diburu para wisatawan. Di antara perbukitan itulah tersembunyi Teluk Putri. Diberi nama demikian karena memiliki tekstur pasir yang halus dan putih layaknya kulit putri. Garis pantai hanya berkisar 100 meter, dengan kedalaman 40 cm-an.

Namun, Anda jangan coba-coba berenang atau bermain di dalam air. Pengunjung hanya diperbolehkan menyusuri bibir pantai. Pasalnya, deru ombak terlalu besar hingga tidak cukup aman untuk dijelajahi.

3. Bukit Karang Lietiong Berlatar Laut Selatan

Sesuai namanya, perbukitan ini disusun oleh bebatuan karang. Terlihat curam dan sedikit menakutkan. Bagi Anda yang kurang nyaman berada di ketinggian, disarankan untuk menjauhi spot kece satu ini. Meski panoramanya menggoda mata, namun Anda bisa saja ciut setelah berdiri di atasnya.

Tidak butuh perjuangan fisik berarti ketika menyambangi Bukit Lietiong. Hanya perlu keberanian dan sedikit nyali. Tak ingin terlalu ke tepian, Anda bisa sekadar berpose di bagian tengah yang cukup lapang. Bentangan Laut Selatan siap melengkapi momen estetis Anda.

Daya Tarik Dimiliki Pantai Ngliyep
Image Credit: Google Maps (Jodipaness)

4. Sebuah Panggung Bambu

Di atas hamparan pasir, berdiri sebuah panggung mungil berbahan dasar bambu. Lantai dan tiang-tiang panggung ditopang oleh bambu. Sementara itu, atapnya memanfaatkan anyaman daun kelapa. Ada aksesori tambahan berupa sejumlah pot, bangku panjang, hingga sepeda tua.

Berlatar belakang papan nama Pantai Ngliyep, mampu menciptakan kesan instagenik. Di sisi kiri dan kanan ada area perbukitan. Dari jauh tampak mengepung lautan. Cocok dijadikan spot bersantai maupun berfoto ria dengan teman atau pasangan. Panggung ini tidak begitu tinggi, hanya seukuran betis orang dewasa.

5. Aneka Ayunan

Butuh keseruan lain? Anda bisa menjajal ayunan di pantai ini satu per satu. Ada yang letaknya di tengah laut, di atas hamparan pasir, hingga tepat di batas pesisir. Anda akan merasakan berbagai macam sensasi menyenangkan. Semua sudah tersedia, tinggal pilih sesuai selera.

Spot ini sempat hits saat pertama kali dibangun. Banyak kawula muda Malang Raya yang memamerkannya di laman sosial media. Sayang, kini penampakannya tak lagi seindah dahulu.

Alamat, Rute Lokasi dan Harga Tiket Pantai Ngliyep

Alamat Pantai Ngliyep
Image Credit: Google Maps (Belajar Sabar)

Anda dapat menggunakan kendaraan umum maupun pribadi saat bepergian ke Pantai Ngliyep. Terpaut sejauh 63 km dari pusat Kota Malang, paling cepat memakan waktu tempuh 1 jam 50 menit. Kondisi jalanan sudah dilapisi aspal, suasananya juga rindang. Hanya saja, Anda perlu waspada karena banyak tikungan dan tanjakan tajam.

Berpatok pada bundaran di depan Kantor Walikota, belok kiri ke jalan Jenderal Basuki Rahmat. Terus bergerak melewati Jalan K.H. Hasyim Ashari sejauh 18 km, ikuti arus lalu lintas hingga tiba di Jalan Sumedang. Mulai dari sini, perjalanan Anda akan sedikit menantang. Sekitar 28 km lagi, Anda akan memasuki kawasan Pantai Ngliyep.

Apabila menggunakan kendaraan umum, gunakan angkot bertrayek AG dari Terminal Arjosari. Sampaikan kepada sopir bahwa Anda ingin turun di Terminal Gadang. Setelah itu, pindah ke angkot bertrayek GN1 atau GN2. GN1 berarti Gadang-Ngliyep melewati Donomulyo. GN2 berarti Gadang-Ngli melewati Pagak.

Selain mengandalkan Google Map, Anda dapat bertanya kepada warga sekitar. Ketika menggunakan angkutan umum, Anda masih harus menumpang ojek untuk tiba di lokasi spesifik destinasi. Jika ditotal keseluruhan, sekurang-kurangnya butuh biaya Rp 30.000. Beralamat di Desa Kedungsalam, Donomulyo.

Anda akan dikenai tarif sebesar Rp15.000 jika ingin menikmati keindahan pantai pasir putih ini. Ini belum termasuk sewa parkir. Anda masih harus membayar Rp 5.000 saat membawa motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Harga yang terbilang standar di wilayah Malang Raya. Jadwal operasional selama 24 jam penuh.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Pantai Ngliyep

Kegiatan di Pantai Ngliyep
Image Credit: Google Maps (Imam Malik)

1. Menunggu Air Surut dan Menjelajahi Dasar Lautan

Fenomena pasang surut air laut di Pantai Ngliyep terlihat memesona. Saat terjadi air pasang, ombak bergemuruh, seolah memanggil pengunjung untuk bermain di dalamnya. Ketika perlahan surut, dasar lautan akan menampakkan diri. Menyisakan bebatuan karang yang mengepung kolam asin berukuran mungil.

Anda bisa menjelajahi kawasan perairan setelah surut. Memang, keberadaan karang tidak mendukung untuk sekadar berendam. Namun, paling tidak Anda sudah bisa berpuas hati dengan pemandangan yang amat memikat.

2. Mencoba Narsis di Bingkai Kekinian dan Perahu Gantung

Sebuah bingkai diletakkan tak jauh dari bibir pantai. Dibuat menggunakan kayu yang dibentuk persegi panjang. Terlihat berdampingan dan tembus pandang. Jika Anda cukup pintar mencari sudut terbaik, maka perpaduan pohon kelapa, langit, bukit, serta laut lepas niscaya tertangkap kamera.

Beranjak ke atas bukit, sebuah perahu gantung telah menanti. Bentuknya sederhana saja, memanfaatkan ruas-ruas bambu sebagai tempat berpijak. Panorama Pantai Ngliyep tak perlu diragukan terutama bila disaksikan dari ketinggian. Waktu paling pas untuk melakoni aktivitas ini tatkala sore menjelang. Suasana mulai sepi, senja pun menemani.

Kegiatan Dilakukan di Pantai Ngliyep
Image Credit: Google Maps (Rizal Ramdhani)

3. Kegiatan Olahraga

Tentu, berolahraga di sini tujuannya untuk bersenang-senang, bukan melatih fisik. Alternatif yang bisa dipilih berupa voli, sepak bola, atau berenang. Area pantai cukup luas sehingga mampu menampung orang berlarian ke sana-kemari. Adapun renang, sebaiknya hindari terlalu ke tengah laut. Ombak kurang bersahabat, tetap waspada.

Penginapan Murah Terdekat di Lokasi Pantai Ngliyep

Penginapan Terdekat Pantai Ngliyep
Image Credit: Traveloka.com

1. Homestay Dhilpatris

Lokasi penginapan ini sangat strategis. Berada di antara deretan pantai populer di Malang Selatan. Anda bisa menjelajah sepuas hati bila memilih bermalam di sini. Hanya terpaut 700 meter dari Pantai Balekambang, disusul 2,14 km ke Pantai Kondang Merak. Sementara itu, terpisah kurang lebih 13 km dengan Pantai Ngliyep.

Homestay Dhilpatris mengusung desain bernuansa cerah, didominasi oleh warna mencolok seperti kuning dan merah. Memiliki dua tingkat dan ada balkon di lantai teratas. Lingkungan yang rapi tertata. Poin paling menarik, Anda akan dimanjakan panorama pesisir Pantai Balekambang. Disempurnakan oleh fasilitas yang cukup memadai.

Kamar mandi dilengkapi toilet, kasur ganda serta peralatan tidur, hingga meja rias. Walau ukurannya tidak terlalu luas, namun mampu membuat Anda terlelap. Setidaknya siapkan modal minimal Rp 250.000 untuk menginap satu malam di sini. Dapat Anda pesan lewat aplikasi atau website perjalanan seperti Traveloka.

2. Istana Laut 1

Masih di wilayah administrasi Kecamatan Donomulyo, kurang lebih terpaut 4,5 km dengan Pantai Ngliyep. Tepatnya berada di Jalan Lintas Selatan. Walau sedikit jauh dari penginapan, namun Anda akan menemukan objek wisata bahari lain, yaitu Pantai Bantol, Mbehi, dan Kondang Merak. Tidak ada salahnya menjajal keempat pantai eksotis ini.

Istana Laut 1 menyajikan konsep bangunan yang simpel. Desain eksterior dihiasi oleh warna gelap seperti abu-abu dan cokelat. Sementara itu, desain interior justru didominasi nuansa jingga. Pihak pengelola menawarkan fasilitas meliputi spring bed, kursi, meja, TV, serta kamar mandi dalam. Resepsionis stand by 24 jam, parkiran luas, dan teras depan.

Sesuai namanya, penginapan ini menawarkan lanskap hamparan laut biru di antara pepohonan rindang. Anda bisa datang ke sini langsung untuk memesan kamar. Jika ingin yang lebih cepat, lakukan lewa Traveloka. Tarif per malam dikenai Rp 370.000 sudah termasuk pajak.

3. Penginapan di Bawah Naungan BUMD

Dikelola langsung oleh BUMD yang bernama Jasa Yasa. Tersedia tiga kategori penginapan, yakni Pondok Bambu, Wibisono I, serta Wibisono II. Dari Pantai Ngliyep, setidaknya Anda perlu melintas sejauh 12 km. Mengusung konsep sederhana berbalut kebersihan dan kerapian. Anda akan memperoleh kenyamanan selama berdiam di sini.

Tarif yang dipatok relatif bervariasi, tergantung tipe penginapan yang Anda pilih. Pondok Bambu dihargai Rp 200.000 per malam, Wibosono II Rp 250.000, sedangkan Wibosono I mulai dari Rp 350.000-an. Dilengkapi fasilitas berupa kamar berukuran luas, toilet, kasur single, parkiran, dan sebagainya. Tampak warna pastel mendominasi.

Fasilitas Wisata yang Tersedia di Pantai Ngliyep Malang

Fasilitas Wisata Pantai Ngliyep Malang
Image Credit: Facebook.com @yono.miharjo

Objek wisata sepopuler ini tentu didukung oleh fasilitas yang memadai. Bukan sesuatu yang aneh karena telah dikenal sejak tahun 1980-an. Anda tidak akan kesulitan menemukan warung makan, mushala, toilet, bahkan penginapan dengan harga terjangkau.

Banyak spot foto unik yang disediakan pihak pengelola. Dilengkapi lahan parkir yang lapang. Daratan sebelum hamparan pasir juga landai dan luas. Aneka jajanan berjajar di sepanjang kawasan pantai pasir putih ini. Penyewaan tenda, tiker, serta berbagai cendera mata.

Pantai Ngliyep di Malang memang menawarkan suasana memukau. Sayangnya, memiliki kualitas penerangan yang terbilang minim. Disarankan untuk meninggalkan pantai sebelum malam jika Anda belum menguasai daerah sekitar sini.