Harga Tiket: Rp 3.000, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Kemenuh, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar, Bali; Map: Cek Lokasi

Sumampan Waterfall adalah salah satu air terjun indah di kabupaten Gianyar, Bali. Masih baru diresmikan sebagai objek wisata alam pada tahun 2018 lalu, namun antusias warga lumayan tinggi. Terlebih jika anda datang di hari libur, pastinya banyak wisatawan yang datang dengan tujuan untuk menikmati keindahan dan keunikan nya.

Bali dikenal sebagai pulau yang menyumbang devisa negara dari kedatangan turis asing. Mereka pun tidak luput ingin menikmati pesona alam yang dimiliki oleh air terjun yang akan kita bahas kali ini. Selain warga lokal, ada juga beberapa turis asing yang penasaran dan mengunjungi air terjun Sumampan.

Dengan ketinggian kurang lebih 15 meter, air terjun cantik ini dikelilingi dengan tumbuhan liar yang seolah mengapit aliran air. Batu tebing bertekstur tidak beraturan pun turut berperan penting dalam menyajikan panorama eksotis. Airnya jernih jika anda datang di musim kemarau, namun bisa jadi keruh ketika musim hujan karena debit air terlalu tinggi.

Daya Tarik Sumampan Waterfall

Daya Tarik Sumampan Waterfall
Image Credit: Google Maps Cathie Catou

Pastinya anda juga penasaran bukan kenapa banyak wisatawan lokal dan turis asing yang mengunjungi Sumampan Waterfall? Semua tidak lepas dari daya tarik yang dimiliki, kali ini memiliki karakteristik yang unik dan menjadikannya khas.

1. Merupakan Air Terjun Buatan

Siapa sangka jika keindahan yang dimiliki air terjun Sumampan ternyata hanya buatan. Air terjun cantik di Gianyar ini terbentuk karena adanya campur tangan manusia. Bahkan proses terjadinya pun secara tidak sengaja, dimana dulunya lokasi ini merupakan penambangan batu padas. Proses penambangan yang berlangsung lama akhirnya membentuk sebuah cekungan bekas penggalian.

Sementara di sisi lain yang tidak jauh dari lokasi, terdapat sarana irigasi persawahan milik warga. Tanpa disengaja, air irigasi itu pun akhirnya menjebol salah satu tebing bekas galian. Sarana irigasi yang dimaksud sebelumnya hanya setinggi 2 meter. Namun karena mengikuti bekas galian batu adas, air yang mengalir pun akhirnya memiliki ketinggian sekitar 15 meter.

2. Batu Ukir Berbentuk Topeng

Bukan Bali jika tidak memiliki ciri khas batu ukir yang unik dan eksotis. Di Sumampan Waterfall pun dapat ditemukan jenis ukiran yang dimaksud. Beberapa batu yang ada di sekitar air terjun sengaja dibuat ukiran oleh seniman yang juga merupakan warga setempat. Kebanyakan batu diukir menyerupai topeng unik yang hingga saat ini masih jelas terlihat.

Hampir setiap batu yang ada di air terjun eksotis ini memiliki ukiran, terutama batu yang berukuran besar. Tujuan dari pengukiran itu sendiri tidak lain untuk menarik minat wisatawan dan juga sebagai ciri khas nya. Tujuan itu sepertinya berhasil, terbukti dari banyaknya wisatawan yang datang berkunjung setiap harinya.

3. Suasana Sejuk dan Asri

Lokasi Sumampan Waterfall bisa dikatakan jauh dari pemukiman warga. Kondisi ini menjadikan suasananya masih alami dengan berbagai pohon tumbuh subur menghiasi. Memang dibutuhkan perjalanan lumayan panjang, namun semuanya dibayar lunas seketika anda menginjakkan kaki di lokasi air terjun.

Bahkan sebelumnya, perjalanan pun ditemani dengan sejuknya suasana dari hijaunya tanaman liar. Apalagi jika akses jalannya sudah baik, pengunjung di sediakan tangga ketika mendekati area air terjun. Tangganya juga unik, semua dindingnya dipenuhi tanaman liar sehingga hampir tidak terlihat batu tebing sebagai pembatas nya.

Daya Tarik Dimiliki Sumampan Waterfall
Image Credit: Google Maps Alexandra Dapkova

4. Air Kolam yang Jernih

Daya tarik Sumampan Waterfall berikutnya adalah air kolam yang jernih. Hampir semua air terjun memiliki kolam sebagai tempat penampungan air yang jatuh, kemudian dialirkan lagi menuju sungai. Siapa pun yang datang dan melihat jernihnya air kolam, kemungkinan besar tidak bisa menahan diri untuk langsung merasakan kesegarannya.

Warna air kolam terlihat biru dengan aliran air yang tidak terlalu deras. Tidak terlalu dalam juga, jadi cocok jika anda ingin berenang sambil menikmati kesegarannya. Untuk mendapatkan pesona alam dari air kolam, pastikan anda datang pada saat musim kemarau. Jika musim hujan, warna air justru kecokelatan dan terlihat keruh.

5. Tiga Undakan Eksotis

Sekilas memang tidak terlalu terlihat bahwa Sumampan Waterfall memiliki tiga undakan yang eksotis. Namun jika diperhatikan lebih teliti dan dari sudut yang berbeda, maka anda pun dapat melihatnya. Tidak terlalu tinggi, hanya beberapa centimeter dari satu undakan ke undakan yang lain.

Tetapi aliran air menjadikannya terlihat indah dan selalu dapat memanjakan mata. Apalagi jika kontur batuan tidak merata, jadi aliran airnya tersebar di beberapa titik. Pada umumnya, wisatawan yang datang dengan tujuan foto selfie memanfaatkan salah satu undakan ini sebagai titik dengan latar belakang air terjun.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Sumampan Waterfall
Image Credit: Gogole Maps Wayan Diarsa

Silahkan menuju ke Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, jika anda berniat mengunjungi Sumampan Waterfall. Meskipun jauh dari pusat kota, lokasinya mudah dijangkau dan akses jalannya cukup baik. Jarak dari pusat Denpasar sekitar 25 kilometer, anda dapat menempuhnya dengan waktu sekitar 50 menit.

Sebagai titik awal, silahkan menuju ke Jalan Mangku Giweng, kemudian lanjutkan hingga tiba di Jalan By Pass Dharma Giri. Check poin berikutnya menuju ke Jalan Udayana, jaraknya tidak jauh dari pemberhentian pertama. Selanjutnya, arahkan kendaraan menuju ke Jalan Ir Sutami. Dari titik ini, akan ada papan petunjuk yang mengarahkan anda menuju lokasi wisata.

Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Sumampan Waterfall
Image Credit: Google Maps IGA Pt Ita Chintya Dewi

Pada umumnya, objek wisata membebankan tiket masuk yang sudah ditetapkan bagi wisatawan. Sumampan Waterfall tidak demikian, karena harga tiket dibayarkan secara sukarela, tidak ada harga wajib yang harus dibayarkan. Tujuan dari ketentuan ini tidak lain untuk menarik minat wisatawan dan juga memberikan kenyamanan bagi mereka.

Meski demikian, ada biaya wajib yang harus dibayarkan yakni untuk parkir kendaraan. Tidak juga terlalu mahal, hanya 3.000 bagi yang membawa sepeda motor. Jika anda datang membawa mobil, siapkan biaya parkir 5.000 rupiah. Di pintu masuk air terjun Sumampan banyak berjejer warung makan, harganya pun tergolong murah dan terjangkau.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Aktivitas Sumampan Waterfall
Image Credit: Google Maps baihaqi zens

Bukan hanya daya tarik yang menjadikan alasan utama wisatawan datang berkunjung ke sebuah objek wisata. Aktivitas yang bisa dilakukan selama di lokasi juga menjadi perhitungan bagi sebagian orang. Jangan khawatir jika anda berencana mengunjungi Sumampan Waterfall, karena aktivitas berikut pastinya cocok dilakukan!

1. Menikmati Pemandangan Alam Buatan

Baik selama di perjalanan maupun ketika berada di lokasi air terjun, pemandangan indah tidak bisa lepas dari pandangan. Untaian tanaman liar yang seolah keluar dari batu tebing menjadi pemandangan yang unik. Belum lagi akar gantung dari beberapa pohon yang tumbuh subur karena kondisi lembap di sekitar air terjun turut memperindah lokasi.

Batu tebing sebagai aliran air hampir tidak terlihat karena tertutupi oleh lumut dan tanaman liar. Di sekitar air terjun juga tumbuh subur berbagai tanaman dari beberapa spesies. Memang pada dasarnya Sumampan Waterfall hanyalah air terjun buatan, tetapi untuk keindahan alam di sekitarnya terbentuk secara alami.

2. Berenang dan Bermain Air

Setelah puas menikmati keindahan air terjun cantik ini, tidak ada salahnya jika anda mencoba berenang di kolam. Tidak disarankan berenang di bawah jatuhnya air terjun, karena arusnya lumayan, begitu juga dengan kedalamannya. Lebih baik jika berenang di undakan paling bawah, yakni sungai sebagai aliran terakhir Sumampan Waterfall.

Sebelumnya, pastikan bahwa anda pandai berenang, karena kedalaman sungai ini lumayan. Pada saat tertentu, arus air juga cukup deras, biasanya ketika musim hujan atau setelah hujan. Menggunakan pelampung lebih disarankan ketika anda melakukan aktivitas ini. Atau lebih baik hanya bermain air di pinggir kolam supaya keamanan lebih terjamin.

3. Terapi Healing dengan Suara Air Terjun

Bagi pengunjung yang ingin terapi healing dengan tujuan menyegarkan kembali pikiran, suara jatuhnya air seperti cocok menjadi medianya. Gemercik Sumampan Waterfall yang jatuh ke kolam dan bebatuan di bawahnya seolah menjadi nyanyian alam yang merdu. Meskipun dianggap berisik oleh sebagian orang, namun ada juga beberapa orang yang menganggap suaranya menenangkan.

4. Hunting Foto Eksotis

Objek wisata kali ini terlalu indah jika hanya dilihat dengan mata telanjang. Maka dari itu, alangkah lebih baiknya jika anda mengabadikan setiap pesonanya dengan mata kamera. Apapun tujuannya, baik sebagai kenang-kenangan atau pamer di media sosial, aktivitas hunting foto wajib dilakukan bagi setiap pengunjung yang datang.

Fasilitas yang Tersedia

Fasilitas Sumampan Waterfall
Image Credit: Google Maps AE A.

Pengelola Sumampan Waterfall berusaha sebaik mungkin untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata andalan di Bali. Hal ini terbukti dari fasilitas yang disediakan, bisa dikatakan lumayan lengkap. Sebut saja area parkir cukup luas, toilet, dan juga warung yang menyediakan berbagai macam menu makanan. Bagi yang ingin bersantai, ada gazebo yang bisa dimanfaatkan.

Jika dilihat dari banyaknya daya tarik dan juga aktivitas seru yang bisa dilakukan, sepertinya tidak ada alasan untuk menolak objek wisata alam air terjun ini. Berbagai fasilitas sebagai penunjang kebutuhan wisatawan pun tersedia. Terlebih, Sumampan Waterfall di Gianyar tidak membebankan tiket masuk dengan harga yang sudah ditentukan, hanya bersifat sukarela.