Museum Gunung Merapi adalah museum bersejarah dan unik di Sleman, Jogja yang menjadi tujuan berlajar tentang gunung api. Objek wisata ini berbentuk trapesium dengan desain futuristik, menawarkan berbagai kegiatan edukatif.

Harga Tiket: Rp 5.000, Jam Operasional: 08.00-16.00 WIB, Alamat: Jl. Kaliurang, Banteng, Hargobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, DI Yogyakarta; Map: Cek Lokasi

Salah satu wisata yang cukup populer di miliki oleh Yogyakarta yaitu Museum Gunung Merapi. Wisata edukasi yang mampu memberi wawasan yang lebih dalam terhadap para pengunjung mengenai gunung api, khususnya Gunung Merapai. Gunung yang sebagian wilayahnya terletak di provinsi Yogyakarya ini memang menjadi ikon tersendiri bagi masyarakat Yogya.

Jika Anda mengunjungi museum yang terletak di wilayah lereng gunung Merapi tersebut, Anda akan lebih paham mengenai aspek kegunungapian serta hal-hal yang berkaitan dengan geologi secara ilmiah. Semua informasi yang memiliki sifat edukatif tersebut dikemas dengan cara yang menarik agar dapat dengan mudah dipahami.

Selain itu dengan dibangunnya museum tersebut diharapkan nantinya para masyarakat mengetahui mengenai bahaya serius dari letusan Gunung Merapi, sehingga dengan begitu mampu meningkatkan kewaspadaan serta meminilasir dampak buruk dari bencana yang terjadi.

Daya Tarik yang Dimiliki Museum Gunung Merapi

Daya Tarik Museum Gunung Merapi
Image Credit: Google Maps (Su Ah Lim 5122)

1. Mini Teater

Memasuki lantai 2 Anda masih bisa melihat koleksi benda-benda hasil peninggalan erupsi Merapi. Disini, ada berbagai koleksi menarik seperti simulasi gempa bumi, simulasi tsunami peraga, lorong peraga simulasi dan lain-lain. Menariknya, beberapa koleksi tersebut masih berfungsi dengan baik.

Selain koleksi benda-benda tersebut, pengunjung juga akan disuguhkan dengan teater mini yang bertemakan letusan gunung Merapi. Teater mini ini digambarkan dalam sebuah film pendek yang memiliki judul Mahaguru Merapi. Film ini hanya berdurasi sekitar 30 menit yang isinya menceritakan tentang dua sisi berbeda dari gunung Merapi.

Gunung yang sangat aktif ini memiliki sisi sebagai berkah untuk warga sekitar lereng sekaligus bencana yang sangat menakutkan. Berkah yang diberikan Merapi pada warga sekitar lereng tentu saja lahan pertanian yang subur akibat erupsi sehingga menjadi ladang rejeki bagi para petani sekitar.

Namun, di sisi lain, erupsi Merapi juga menimbulkan bencana yang dapat merenggut siapa saja yang diterjangnya. Tidak hanya manusia, tapi semua mahluk yang terkena erupsi pastinya binasa.

2. Desain Museum yang Futuristik

Museum Merapi ini resmi dibuka pada tahun 2009 silam dimana diteken langsung Menteri ESDM pada saat itu. Secara luas, museum ini memiliki luasan area sekitar 4.430 m² dan dibangun di atas sebuah lahan dengan luas hampir 4 hektar.

Museum ini dibangun dengan desain yang cukup unik yakni berbentuk trapesium dimana satu sisi puncaknya membentuk kerucut. Letaknya yang tepat berada di lereng selatan gunung Merapi membuat pemandangan sekitar terlihat sangat indah. Pengunjung yang datang kesini bisa melihat dengan jelas kemegahan gunung teraktif di Indonesia ini.

Ketika cuaca sekitar museum sedang cerah dan tidak tertutup kabut, maka Anda bisa melihat dengan jelas keindahan gunung Merapi dan sekitar kota Yogyakarta.

Daya Tarik Dimiliki Museum Gunung Merapi
Image Credit: Google Maps (Su Ah Lim 5122)

3. Replika Gunung Merapi

Bangunan Museum Gunung Merapi memiliki dua lantai dimana masing-masing memiliki fungsinya sendiri. Di lantai satu Anda akan menemukan beberapa ruangan yang memiliki koleksi berbeda-beda. Seperti misalnya tema tentang gunung api dan manusia, tema volcano, tema diorama, tema bencana tsunami dan lain-lain.

Ketika memasuki museum, Anda akan disambut dengan replika gunung berapi ini. Replika tersebut menggambarkan letusan Merapi yang terjadi di setiap tahunnya. Tidak hanya secara visual saja, replika ini juga dilengkapi dengan adanya efek suara gemuruh layaknya gunung yang tengah erupsi.

Replika dari gunung Merapi tersebut juga dibekali dengan 3 tombol yang disesuaikan dengan tahun dimana gunung ini terjadi erupsi seperti erupsi di tahun 1969, tahun 1994 serta di tahun 2006.

Jika salah satu tombol ditekan maka akan tersaji pemandangan situasi letusan Gunung Merapi sesuai dengan tahun terjadinya. Di replika ini juga dijelaskan terkait sebaran wedus gembel atau awan panas yang lengkap dengan aliran lava yang pijar yang dibuat sama persis dengan kejadian aslinya.

Di ruang lain yang masih satu lantai, Anda akan menemukan berbagai peninggalan akibat letusan seperti puing dari letusan gunung, koleksi berbagai foto akibat letusan yang pernah terjadi di Gunung Merapi. Berbagai foto dokumenter dikumpulkan untuk mengenang terjadinya erupsi dari masa ke masa. Selain itu, disini juga ada batuan dari gunung Merapi yang telah dikumpulkan mulai tahun 1930.

Memasuki ruang lain, pengunjung museum bisa menemukan berbagai alat yang digunakan untuk pengamatan gunung. Beberapa alat terebut seperti radio, komputer, seismograf serta banyak alat-alat lainnya. Tentu alat-alat tersebut sudah tidak digunakan lagi dan sudah diganti dengan alat yang lebih modern.

Di ruangan lainnya, ada pula berbagai koleksi benda-benda peninggalan erupsi yang diambil oleh pihak museum. Misalnya seperti peralatan rumah tangga, batu, motor, dan benda-benda lain yang telah rusak akibat erupsi Merapi.

Alamat, Rute Lokasi dan Harga Tiket Museum Gunung Merapi

Alamat Museum Gunung Merapi
Image Credit: Google Maps (Fuag G Prihananto)

Secara administratif museum ini terletak di kabupaten Sleman, tepatnya di dusun Banteng, Kecamatan Pakem. Agar dapat mencapai lokasi museum tersebut setidaknya perlu menempuh jarak kurang lebih 25 km. Dari pusat kota Jogja Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan.

Akses untuk menuju lokasi Museum Merapi ini juga terbilang cukup mudah. Dari pusat kota Jogja Anda dapat menggunakan jalan Kaliurang. Setelah Anda nantinya menempuh jarak kurang lebih 20 km, maka belok lah ke kiri dan ikuti petunjuk arah menuju objek wisata Kaliurang.

Nantinya ketika Anda telah menemukan gerbang untuk masuk ke dalam area wisata Kaliurang, maka Anda tinggal belok ke kanan, di sana Anda sudah mulai dekat dengan lokasi Museum Merapi.

Untuk bisa sampai ke lokasi museum, Anda bisa memakai kendaraan pribadi seperti misalnya motor, mobil, taksi dan transportasi lainnya. Namun bagi Anda yang tidak begitu mengenal jalanan yang ada di Jogjakarta, maka Anda juga bisa menyewa jasa tour and travel yang banyak tersebar di sudut-sudut kota tersebut.

Jam buka museum ini yaitu pada hari Selasa hingga minggu pukul 8 pagi hingga jam 4 sore. Namun, untuk hari Jumat museum ini hanya dibuka sampai pukul 2 siang saja. Agar dapat memasuki wilayah museum tentunya Anda perlu membayar.

Anda tak perlu khawatir karena memang tiket yang disediakan terbilang sangat terjangkau. Untuk wisatawan lokal harga tiket yang harus dibayar yaitu Rp 5.000. Sedangkan untuk wisatawan asing harga tiket dua kali lipat lebih mahal yaitu Rp 10.000.

Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Museum Merapi

Kegiatan Seru di Museum Merapi
Image Credit: Facebook.com @javasatour

Ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan ketika berkunjung ke museum ini. Beberapa aktivitas yang paling seru yaitu antara lain:

1. Menyaksikan film Pendek tentang Merapi

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa di museum ini Anda akan disuguhkan sebuah film pendek tentang gunung Merapi. Film berjudul Mahaguru Merapi yang menceritakan dua sisi berbeda dari gunung teraktif di Indonesia ini. Anda bisa menyaksikannya di teater mini yang terdapat pada lantai 2 museum.

Dengan menyaksikan film tentang gunung Merapi, Anda jadi lebih tahu tentang dua sisi dari erupsi gunung yang luar biasa ini. Dengan demikian, wawasan Anda pun menjadi lebih bertambah. Oleh karena itulah kenapa Museum ini sangat cocok untuk Anda kunjungi beserta dengan keluarga, teman ataupun sahabat.

Kegiatan di Museum Merapi
Image Credit: Google Maps (Zakariya Arif)

2. Wisata Edukasi

Tentu, selain menikmati wisata pemandangan yang menyegarkan, disini Anda juga akan mendapatkan edukasi yang sangat bermanfaat. Anda dapat mengenal lebih jauh mengenai Gunung Merapi, seperti sejarah kapan terjadinya letusan serta potret-potret gunung Merapi. Anda juga bisa lebih paham tentang berbagai cara yang dilakukan jika terjadi erupsi gunung berapi.

Edukasi selanjutnya berhubungan dengan sejarah dimana Anda menjadi tahu bagaimana sejarah letusan yang terjadi di gunung Merapi. Penggambaran akan dahsyatnya gunung Merapi ketika meletus dan meluluhlantakkan semua benda yang ada di sekitarnya.

Fasilitas yang Tersedia di Museum Gunung Merapi

Fasilitas di Museum Gunung Merapi
Image Credit: Google Maps (Novilia Praditya)

Fasilitas yang disediakan oleh tempat wisata ini tergolong cukup lengkap dan memadai. Anda akan menemukan lahan parkir yang dimiliki oleh tempat wisata sangatlah luas, sehingga tidak perlu khawatir ketika harus membawa mobil ke tempat ini. Selain itu, terdapat toilet umum serta kantin yang tersedia di dalam komplek museum.

Dengan adanya kantin tersebut ketika Anda sudah mulai lelah dan lapar, maka bisa sejenak berhenti untuk menikmati makanan dan minuman. Anda juga tak perlu bingung mengenai masalah oleh-oleh, karena museum ini juga menyediakan toko souvenir bagi Anda yang ingin membawa cinderamata sepulang dari kunjungan.

Di toko souvenir ini Anda bisa mendapatkan kaos miniatur pernak-pernik lain yang masih berkaitan dengan Gunung Merapi. Bagi yang ingin menginap, di sekitaran museum juga telah disediakan hotel yang nyaman dan terjangkau.

Pengelolaan Museum Merapi memang dilakukan dengan sangat baik. Bahkan telah tempat wisata tersebut telah dilakukan direnovasi kembali agar bisa semakin menunjang aktivitas para wisatawan.

Berkunjung ke Museum Gunung Merapi memang sangatlah menarik. Oleh karena itu, Anda yang kebetulan tengah mencari wisata edukasi, maka sangat disarankan untuk mendatangi Museum yang ada di Jogja ini.