Harga Tiket: Rp 7.500, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Pentingsari, Umbulharjo, Kec. Cangkringan, Kab. Sleman, DI Yogyakarta; Map: Cek Lokasi

Tidak hanya objek wisata alam dan kuliner yang terkenal di Jogja, tetapi ada juga desa yang dikenal sebagai objek wisata Sleman yang indah dan memiliki keunikan tersendiri. Desa Wisata Pentingsari, itulah nama yang dikenal di kalangan masyarakat dan pelancong nusantara. Ketenaran desa ini bahkan sampai ke beberapa turis mancanegara sehingga mereka penasaran dan menyempatkan diri mengunjunginya.

Dikembangkan pada tahun 2008 lali, desa ini selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap harinya. Pengunjung yang datang bukan hanya dari warga Jogja dan sekitarnya, melainkan dari beberapa daerah lain seperti Riau, Jakarta, hingga Kalimantan. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Merapi membuat udaranya sejuk dengan alam asri.

Salah satu keunikan nya yakni dari letak geografisnya, dimana Desa Pentingsari dikelilingi oleh lembah dan kali. Di sebelah timur dibatasi dengan Kalipawon, sebelah barat terdapat Kali Kuning, dan sebelah utara adalah lembah Ponteng dan Gondoran. Sedangkan di sebelah utara merupakan bentangan sawah luas dengan landscape Gunung Merapi.

Daya Tarik yang Dimiliki Desa Wisata Pentingsari

Daya Tarik Desa Wisata Pentingsari
Image Credit: Instagram Panorama Jogja

Desa Wisata Pentingsari bisa dikatakan sebagai pelopor pertama desa dengan konsep wisata yang ada di Jogja. Pengelola sengaja memberikan daya tarik untuk memikat wisatawan, berikut diantara daya tarik yang dimaksud!

1. Desa dengan Alam Asri dan Alami

Penuh dengan warna hijau, itulah yang akan didapatkan setiap wisatawan yang berkunjung. Setiap titik di desa wisata ini tidak lepas dari pepohonan rindang dan tanaman hias. Pohon kelapa dan pohon pelindung mengelilingi desa cantik ini. Sedangkan untuk tanaman hias nya tumbuh subur di pekarangan rumah yang memiliki konsep bangunan unik.

Dikatakan unik karena hampir tidak bisa dibedakan dari deretan bangunan yang ada. Setiap rumah memiliki desain dan bahan yang sama, yakni rumah Joglo. Bagian depan terdapat pintu masuk mirip gapura dengan atap yang terbuat dari pelepah atau daun kering. Sedangkan untuk warnanya hampir didominasi warna cokelat dengan sedikit perpaduan warna putih.

2. Pemberdayaan Warga

Daya tarik Desa Wisata Pentingsari berikutnya adalah dari pemberdayaan warganya yang unik. Niat untuk dijadikan desa wisata memang benar-benar dilakukan dengan melibatkan semua warganya. Setiap warga diberi tugas masing-masing sesuai kemampuannya. Sebagian bertugas menyediakan homestay sebagai tempat penginapan wisatawan yang berkunjung.

Di sisi lain, sebagian warga bertugas untuk memasak yang menjadi hak bagi wisatawan yang menginap. Memang tidak ada paksaan untuk menginap di lokasi wisata ini, hanya saja sangat rugi karena banyak hal menarik lainnya yang dapat ditemui. Selain kedua pemberdayaan tersebut, tugas lain yakni membuat kerajinan dan mengajarkan seni budaya khas desa.

Daya Tarik DimilikiDesa Wisata Pentingsari
Image Credit: Instagram Desa Wisata Pentingsari

3. Budaya Masyarakat Desa

Desa Wisata Pentingsari hingga saat ini masih memegang teguh budaya dan tetap melestarikannya. Terbukti dari banyaknya seni budaya yang dapat dijumpai, seperti karawitan, tarian khas desa, membatik, dan membuat anyaman. Menariknya, pengunjung tidak hanya melihat kegiatan mereka, melainkan juga belajar dan ikut andil dalam budaya yang dimaksud.

4. Pancuran Suci Sendangsari

Di desa wisata Jogja ini, terdapat sebuah pancuran yang memiliki nilai mistis dan keramat oleh warga sekitar. Pancuran Suci Sendangsari, itulah nama pancuran yang dimaksud. Sekilas tidak ada yang spesial karena hanya air yang mengalir dari bambu. Namun menurut sejarah dan kesaksian warga setempat, pancuran tersebut merupakan tempat bertemunya Joko Tarup dan Dewi Nawang Wulan.

Ada kepercayaan bahwa siapa pun yang menggunakan air pancuran di Desa Wisata Pentingsari tersebut untuk cuci muka, maka diberikan wajah awet muda. Sedangkan ketika diminum, airnya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Setiap orang berhak mempercayai atau bahkan menolaknya, yang jelas lokasinya tidak jauh dari lembah Sungai Kuning.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Desa Wisata Pentingsari
Image Credit: Facebook Backpacker Yogyakarta

Desa wisata ini terletak di Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak dari pusat kota Jogja tidak terlalu jauh, hanya sekitar 22 kilometer. Jarak tersebut biasanya hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 jam, pada umumnya hanya 45 menit dengan kecepatan rata-rata.

Desa Wisata Pentingsari mudah dijangkau, baik dengan kendaraan umum maupun pribadi. Hanya saja lebih disarankan menggunakan kendaraan pribadi karena untuk menuju desa dari jalan raya lumayan jauh. Rute yang diambil jika datang dari pusat kota Yogyakarta adalah menuju ke Jalan Panembahan Senopati dan lanjut ke Jalan Mayor Suryotomo.

Silahkan lurus hingga tiba di Jalan Mataram dan menemukan pertigaan, kemudian belok kanan menuju ke Jalan Mas Suharto Jambu. Setibanya di perempatan, ambil arah utara yang menuju ke Jalan Tukangan. Titik berikutnya yakni menuju ke Stasiun Kkridosono dan temukan bundaran UGM. Lokasi wisata tidak jauh lagi, tinggal arahkan kendaraan menuju ke Jalan Cangkringan.

Harga Tiket Masuk Desa Wisata

Harga Tiket Desa Wisata Pentingsari
Image Credit: Google Maps Yulia Angelina

Wisatawan bebas masuk di area Desa Wisata Pentingsari tanpa dipungut biaya apapun. Hanya saja ada biaya parkir bagi yang membawa kendaraan pribadi, motor dikenakan tarif 2.000 dan mobil 5.000 rupiah. Biaya hanya untuk menikmati fasilitas dan wahana yang disediakan, termasuk ketika menginap.

Beberapa wahana yang disediakan yaitu perkebunan, bajak sawah, dan panen padi. Masing-masing dikenakan tiket sebesar 7.500 rupiah, termasuk ketika belajar menanam. Sedangkan jika ingin memancing di kolam pemancingan, biaya yang wajib dikeluarkan yaitu 10.000 rupiah. Wisata desa ini juga menyediakan wahana outbound dengan tarif maksimal 35.000 rupiah.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Desa Pentingsari

Aktivitas di Desa Pentingsari
Image Credit: Google Maps Muammar Faruq Adiguna

Desa Wisata Pentingsari pernah masuk nominasi 100 besar sebagai desa pariwisata terbaik versi Global Green Destinations Days (GGDD). Bukan hanya karena keindahan dan keunikan nya, namun juga berbagai aktivitas seru di dalamnya.

1. Menginap di Homestay

Rata-rata, pengunjung yang datang ingin merasakan suasana asri dan pemandangan indah sepanjang hari. mereka pun pada akhirnya menginap di tempat yang disediakan. Hingga saat ini, jumlah homestay yang tersedia mencapai 55 buah dengan 150 kamar. Harganya relatif murah, sekitar 120.000 per malam. Dengan harga tersebut, pengunjung mendapatkan tiga kali makan yang diolah langsung oleh warga setempat.

2. Outbound Seru dan Menantang

Aktivitas di Desa Wisata Pentingsari berikutnya adalah outbound, dimana pastinya seru karena berhubungan langsung dengan alam. Tersedia 3 paket outbound sesuai dengan usia, yaitu TK – SD dengan tarif 25.000 per orang, SMP 30.000, dan dewasa 35.000 per orang. Pada umumnya, pengunjung yang datang dengan aktivitas ini adalah dari instansi sekolah.

3. Berkeliling Desa Wisata

Keindahan dan kelestarian alam desa wisata ini membuat siapa saja terkagum. Sayang sekali jika anda tidak berkeliling selama di lokasi. Apalagi setiap perjalanan yang dilakukan pasti ditemani dengan pemandangan hijau dari pepohonan dan tanaman bunga yang menghiasi. Akses jalannya pun sangat baik dan tertata rapi yang terbuat dari paving blok.

Aktivitas Menarik di Desa Pentingsari
Image Credit: Twitter Dudi Hermansyah

4. Melihat dan Belajar Seni Karawitan

Tertarik dengan seni dan budaya? Di hari-hari tertentu, Desa Wisata Pentingsari menggelar pertunjukan seni karawitan yang dapat dinikmati setiap pengunjung yang datang. Tidak ditarik biaya khusus jika hanya melihat dan menikmati alunan gamelan yang merdu. Tetapi anda harus membayar jika ingin belajar langsung kepada ahlinya.

5. Bermalam dengan Camping

Selain menyediakan homestay sebagai tempat penginapan, pengunjung disediakan area camping jika ingin menyatu dengan alam. Lokasinya berdekatan dengan objek wisata utama, jadi tidak memerlukan kendaraan jika anda ingin kembali berkunjung ke Desa Wisata Pentingsari. Aktivitas ini dijamin seru, ada banyak hal menarik yang didapatkan.

Sebagai contoh adalah belajar hidup bebas di alam liar dan mengenal lebih jauh lagi kehidupan alam. Suasananya pun sejuk meskipun di siang hari, tetapi terasa dingin jika malam hari. Tidak seperti di homestay atau rumah penginapan, camping lebih lengkap dalam pemandangan alam yang didapatkan.

6. Berburu Spot Foto

Konsep Desa Wisata Pentingsari yang memadukan keindahan alam dengan potensi warganya tidak luput menyita perhatian siapa saja. Sayang sekali jika anda tinggalkan begitu saja tanpa mengabadikan nya. Setiap sudut lokasi tidak lepas dari keindahan yang dimiliki. Tersedia spot khusus yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan foto lebih cantik, letaknya bersebelahan dengan camping ground dengan latar belakang utama persawahan dan desa.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Wisata

Fasilitas Desa Wisata Pentingsari
Image Credit: Google Maps Shallyono Soegeng

Berbagai fasilitas pun tersedia, hal ini dilakukan agar wisatawan yang mengunjungi Desa Wisata Pentingsari Jogja lebih nyaman dan betah berlama-lama. Bukan hanya tempat parkir dan toilet, Mushola pun tersedia bagi pengunjung muslim. Selain itu, ada juga gazebo dan bangku yang biasanya digunakan sebagai tempat istirahat.

Jika ingin mengadakan pertemuan, silahkan menggunakan rumah joglo yang tersedia. Untuk fasilitas ini biayanya lumayan mahal, sekitar 500.000 per pax. Ada juga pendopo yang terletak di sebelah Kali Kuning dengan tarif lebih murah, yakni 300.000 per pax. Beberapa fasilitas lain diantaranya adalah penyewaan sound sistem dan pemandu wisata.

Itulah informasi menarik seputar Desa Wisata Pentingsari yang ada di Jogja. Sedikit informasi tambahan, desa ini sebelumnya dikategorikan desa miskin dengan penghasilan rendah. Namun dengan upaya dan kerja sama warganya, saat ini justru menjadi salah satu desa dengan pendapatan tertinggi di Jogja.