Harga Tiket: -, Jam Operasional: 08.00-16.00 WIB, Alamat: Gamplong Moyudan, Dukuh, Sumberrahayu, Kec. Moyudan, Kab. Sleman, DI Yogyakarta; Map: Cek Lokasi

Mendengar kata Jogja, tentunya yang terlintas adalah berbagai wisata kuliner yang nikmat. Namun ternyata bukan hanya itu saja, Jogja pun dikenal memiliki destinasi wisata lengkap. Salah satunya adalah Desa Wisata Gamplong, dimana wisatawan mendapatkan berbagai hal menarik, mulai dari edukasi perfilman, spot foto, hingga proses pembuatan tenun.

Objek wisata Sleman ini juga dikenal dengan Studio Alam Gamplong oleh sebagian pengunjung dan warga sekitar. Hal ini dikarenakan sering dijadikan lokasi shooting untuk dunia perfilman, salah satu yang sudah tayang adalah Bumi Manusia. Bekas peralatan dan ornamen shooting pun masih ada dan sering dijadikan objek foto oleh pengunjung yang datang.

Di samping itu, pemandangan di sekitar lokasi juga indah, meskipun terlihat sedikit gersang karena menyesuaikan latar belakang film yang dibuat. Miniatur kota klasik, gapura, hingga bangunan seperti kadipaten tersedia di objek wisata kali ini. Tidak heran jika setiap hari banyak pengunjung yang datang, terutama di hari libur.

Daya Tarik yang Dimiliki Desa Wisata Gamplong

Daya Tarik Desa Wisata Gamplong
Image Credit: Google Maps Auchan ACD

Desa Gamplong dikenal memiliki sumber air bersih yang melimpah meskipun berada diatas ketinggian lebih dai 90 mdpl. Hal ini dikarenakan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun ketika musim hujan. Alasan kenapa banyak wisatawan yang berkunjung tidak lain karena berbagai daya tarik dan pesona yang dimiliki.

1. Mini Hollywood Jogja

Dikenal sebagai mini Hollywood bukan tanpa alasan, objek wisata ini dulunya digunakan sebagai lokasi shooting beberapa film karya Hanung Bramantyo. Selain Bumi Manusia, fil yang juga digarap di lokasi yang sama adalah Sultan Agung. Tampak jelas replika bangunan seperti kerajaan Mataram, pendopo, dan kampung pedesaan yang menggambarkan suasana di tahun 1600-an.

Setelah shooting berakhir, tempat ini tidak dirobohkan, melainkan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat untuk dijadikan objek wisata yang saat ini dikenal sebagai Desa Wisata Gamplong. Di beberapa titik dilengkapi dengan suasana vintage di Eropa, seperti rel kereta api yang lengkap dengan lokomotif dan bangunan hotel zaman dulu.

2. Museum Bumi Manusia

Bukan hanya sebagai mini Hollywood, objek wisata kali ini pun memiliki sebuah museum yang unik. Bukan menyimpan benda bersejarah seperti hanya museum pada umumnya, tetapi menyimpan benda yang pernah digunakan untuk perlengkapan pembuatan film. Sesuai nama museumnya, benda yang tersimpan di dalam museum yakni yang berhubungan dengan film Bumi Manusia.

Museum yang berada di dalam kawasan Desa Wisata Gamplong ini sekaligus sebagai tempat tinggal dua pemeran utama film yang dimaksud, yaitu Nyai Ontosoroh dan Annelies Mallema. Selain menyimpan benda bekas peralatan shooting, di dalamnya juga tersedia benda memorial bagi penggemar novel Pramudya Ananta Noer. Menariknya, setiap pengunjung yang datang hanya dibatasi 10 orang per 30 menit.

Daya Tarik Dimiliki Desa Wisata Gamplong
Image Credit: Google Maps Rina Rahmawati

3. Pusat Kerajinan Tenun

Daya tarik berikutnya adalah dari adanya pusat kerajinan tenun yang masih menggunakan alat tradisional. Di lokasi wisata ini, wisatawan dapat melihat langsung bagaimana proses pembuatan kain tenun mulai dari berupa benang hingga menjadi kain. Selain tenun, ada juga produksi kerajinan tangan berupa souvenir di Desa Wisata Gamplong ini.

Bahan yang digunakan untuk membuat suvenir memang sederhana, namun mereka mampu menghasilkan produk yang luar biasa. Sebut saja enceng gondok, lidi kelapa, dan akar wangi yang dibuat kerajinan dengan jangkauan pemasaran hingga di luar negeri. Sebagian besar produk yang dihasilkan berupa dompet, tas, tikar, dan beberapa aksesoris wanita.

4. Dekat dengan Objek Wisata Lain

Lokasinya yang strategis membuat objek wisata di Jogja ini lebih mudah dikunjungi. Terlebih, letaknya dekat dengan berbagai objek wisata lain yang terkenal di Jogja. Dengan demikian, wisatawan dapat dengan mudah beralih ke satu lokasi menuju lokasi lainnya. Diantara objek wisata yang dimaksud yaitu Goa Payaman, Praon Cawan, dan Polaman River Tubing.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Desa Wisata Gamlong
Image Credit: Google Maps Rina Rahmawati

Desa Gamplong, Sumberrahayu, Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itulah alamat lengkap jika anda ingin mengunjungi Desa Wisata Gamplong. Jarak dari pusat kota Jogja tidaklah jauh dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

Jika anda datang dari Jogja, arahkan kendaraan menuju ke Jalan Raya Wates. Sesampainya di Jalan Wates KM 15, tepatnya di pertigaan Klangon, ambil arah utara hingga tiba di jembatan rel kereta api. Dari titik ini, silahkan ambil jalan ke kiri dan lurus hingga bertemu lapagan. Ambil lagi belokan kiri dan lurus hingga kurang lebih 300 meter.

Setelah menemukan rumah joglo, artinya objek wisata tujuan sudah dekat dan silahkan ikuti papan petunjuk yang menuntun hingga ke lokasi. Bagi warga di luar Jogja mungkin agak kesulitan karena tidak memahami akses jalan menuju lokasi. Maka dari itu, ada baiknya jika memanfaatkan Google Maps dengan langsung mengetikkan lokasi di kolom pencarian.

Harga Tiket Masuk Desa Wisata

Harga Tiket Desa Wisata Gamplong
Image Credit: Google Maps Je Ye

Harga tiket masuk Desa Wisata Gamplong tidak dipatok khusus. Artinya, setiap pengunjung bebas masuk dan memberikan sumbangan sukarela. Tidak ada kewajiban biaya dalam hal ini, anda pun boleh tidak mengeluarkan uang sama sekali. Hanya sebagai saran, sebaiknya tetap mengisi kotak amal yang disediakan berapa pun jumlahnya demi kelestarian objek wisata.

Untuk biaya parkir tetap ada, meskipun tidak terlalu mahal. Pengunjung yang membawa motor diwajibkan membayar retribusi sebesar 2.000 rupiah, sedangkan mobil 5.000 rupiah. Selain itu, biaya lain yang diperlukan yaitu ketika menggunakan fasilitas spot foto yang ada di lokasi. Setiap spot berbeda-beda, namun masih di kisaran antara 5.000 hingga 30.000 rupiah.

Bagi yang ingin mengunjungi Museum Bumi Manusia, harga tiket hanya sebesar 5.000 rupiah. Tentunya sangat murah dibandingkan dengan wawasan luas yang didapatkan, terutama dalam dunia perfilman. Objek wisata ini dibuka setiap hari kecuali hari senin dengan jam operasional mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Desa Gamplong

Aktivitas di Desa Gamplong
Image Credit: Google Maps andri fatahillah

Dari berbagai daya tarik Desa Wisata Gamplong yang telah dibahas diatas, tentunya banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan selama di lokasi. Bagi yang masih belum mempunyai inspirasi, berikut ide kegiatan yang biasanya dilakukan wisatwan selama berkunjung!

1. Melihat Proses Menenun

Desa wisata ini merupakan sentra produksi kain tenun tradisional yang terbesar di Jogja. Lebih dari 24 pengrajin yang dapat ditemui di desa ini dengan hasil produksi yang mampu bersaing dengan tenun yang menggunakan mesin modern. Keahlian mereka didapatkan secara turun temurun dari nenek moyang sebelumnya.

Menariknya, pengunjung yang datang di Desa Wisata Gamplong diperbolehkan melihat proses pembuatannya. Terlihat susunan balok kayu sebagai mesin tenun yang lengkap dengan benang dan satu operator. Pengunjung dapat langsung bertanya kepada mereka asalkan tidak mengganggu proses pembuatannya.

2. Ikut Workshop Tenun

Apabila anda kurang puas hanya dengan melihat prosesnya, silahkan mengikuti workshop yang diajarkan langsung oleh ahlinya. Kegiatan ini tidak diadakan setiap hari, hanya dihari tertentu yang menyesuaikan dengan jumlah peserta. Bagi sebagian orang, aktivitas ini dapat memberikan pelajaran berharga mengenai banyak hal, terutama produksi kain tenun.

3. Belanja Souvenir

Aktivitas yang tidak kalah menarik selanjutnya di Desa Wisata Gamplong yakni belanja suvenir cantik hasil kerajinan tangan. Selain dompet, tas, dan aksesoris, produk hasil kerajinan tagan yang tersedia adalah keset, hiasan rumah, dan masih banyak lainnya. Pengunjung wanita pasti menyukai aktivitas ini, apalagi hasil produknya berkualitas dengan daya tarik tersendiri.

Aktivitas Menarik di Desa Gamplong
Image Credit: Google Maps Hanifah Azizah

4. Wisata Kuliner

Memang tidak banyak warung yang menyediakan makanan di dalam lokasi wisata. Tetapi di sekitar lokasi, anda dapat menemukan berbagai warung yang sengaja dihadirkan bagi pengunjung Desa Wisata Gamplong. Menunya bervariasi, mulai dari makanan berat, makanan ringan, camilan, hingga berbagai jenis minuman. Soal harga jangan khawatir, Jogja dikenal dengan wisata kuliner yang nikmat namun harganya bersahabat.

5. Berburu Spot Foto

Berikutnya adalah berburu spot foto sebagai aktivitas menarik berikutnya. Sebagian besar pengunjung yang datang bahkan dengan tujuan utama mengambil gambar sebanyak-banyaknya selama di lokasi. Apalagi bagi pemuda milenial, dimana objek wisata yang menghadirkan beragam spot foto pasti menarik perhatian mereka.

Meskipun tidak seperti film aslinya, setidaknya anda mendapatkan suasana yang mirip. Sebagai contoh adalah spot foto di pendopo yang mirip dengan zaman kerajaan Mataram. Ada juga spot favorit kereta yang berada diatas rel, meskipun hanya lokomotifnya saja. Hotel dan perkampungan kuno juga cocok dijadikan latar belakang foto unik.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Wisata

Fasilitas Desa Wisata Gamplong
Image Credit: Google Maps Rizki Prayudi

Sebagai objek wisata edukasi resmi, fasilitas Desa Wisata Gamplong tergolong memadai. Wisatawan disediakan lahan parkir luas bagi yang membawa kendaraan pribadi. Ada juga toilet untuk bersih diri dan juga mushola sebagai tempat ibadah pengunjung yang beragama islam. Fasilitas lain diantaranya yaitu warung, toko souvenir, dan gallery tempat memajang hasil kerajinan.

Tertarik berkunjung setelah menyimak ulasan diatas, terutama daya tarik dan aktivitasnya? Objek wisata kali ini cocok dikunjungi semua kalangan, baik yang berkeluarga maupun pemuda dengan tujuan berburu spot foto. Semoga dengan adanya review Desa Wisata Gamplong ini dapat memberikan sedikit gambaran bagi anda sebelum berkunjung.