Harga Tiket: Rp 200.000, Jam Operasional: 09.00–17.00 WIB, Alamat: Batubulan, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar, Bali; Map: Cek Lokasi

Bali Reptile Park adalah salah satu destinasi wisata di Gianyar, Bali yang menampilkan banyak satwa di dalamnya. Sesuai namanya, kawasan ini seperti halnya kebun binatang, namun dikhususkan bagi reptile saja. Jenis reptile yang dimaksud bisa dikatakan lengkap, terdiri dari ular, biawak, komodo, dan bahkan kura-kura.

Objek wisata ini cocok dikunjungi semua kalangan, baik pasangan pemuda maupun keluarga. Fasilitas yang disediakan termasuk lengkap, sebut saja adanya akses jalan berupa Wheelchair yang disediakan bagi pengunjung berkebutuhan khusus. Tidak hanya melihat berbagai jenis satwa, wisatawan diizinkan untuk berinteraksi dengan hewan tertentu yang sudah jinak.

Salah satu keunikan yang dimiliki dan belum tentu didapatkan dari taman reptile lainnya adalah konsep bernuansa alam. Pemandangan hijau didapatkan dari banyaknya pepohonan yang tumbuh subur di sekitar lokasi. Suasana pun nyaman dan asri dengan kadar oksigen menyegarkan yang baik untuk kesehatan.

Tiket Masuk Bali Reptile Park

Daya Tarik Bali Reptile Park

Daya Tarik Bali Reptile Park
Image Credit: Google Maps Dy Ryiadi

Menyambangi Bali Reptile Park tidak pernah ada ruginya, karena banyak daya tarik yang dimiliki. Bagi yang pernah menyambangi kebun binatang, ada beberapa sensasi yang berbeda yang tidak didapat di sana.

1. Koleksi Reptil yang Lengkap

Apapun jenis reptile yang ingin anda lihat, semuanya ada di taman ini. Koleksi reptile hingga saat ini mencapai 250 ekor dari 80 spesies. Sebagian termasuk jinak, sebagian lagi masih bisa dikatakan liar dan tidak boleh didekati atau disentuh. Beberapa jenis yang umum diantaranya adalah kura-kura, bunglon, biawak pohon, dan komodo.

Dari semua koleksi retile, yang paling menjadi favorit adalah Python Reticulated. Ular ini cukup cantik dan terlihat sangat besar dengan ukuran lebih dari 6 meter. Masing-masing hewan di Bali Reptile Park dibagi menjadi kategori tersendiri, jadi lumayan mudah untuk menemukan setiap jenisnya. Sebagai contoh adalah zona yang dinamai The Serpent Cave yang terdiri dari kadal, ular tidak berbisa, dan biawak pohon.

Zona ini unik karena dibuat dengan konsep gua dengan masing-masing reptile dimasukkan kedalam kandang terbuat dari kaca. Pengunjung bisa melihat kebiasaan mereka dengan jelas. Zona lain adalah Hot & Cold-Blooded Point dengan koleksi kadal, kura-kura, iguana, dan lainnya. Dibuat dengan area terbuka, jadi wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan mereka.

2. Sebagai Penangkaran dan Herping

Selain dijadikan sebagai objek wisata, Bali Reptile Park juga digunakan sebagai tempat penangkaran hewan. Jadi jangan heran jika ada reptile yang memiliki usia tua, bahkan lebih tua dari usia anda saat ini. Sebagian besar hewan yang ada di sini termasuk dilindungi oleh pemerintah.

Menariknya, di sini juga ada kegiatan yang menarik dan mungkin tidak ditemui ditempat lain. Kegiatan yang dimaksud adalah Herping, yaitu aktivitas mengamati binatang yang hidup di alam liar. Biasanya, aktivitas ini dilakukan di malam hari dengan sasaran utama ular. Namun tidak menutup kemungkinan anda akan menemukan hewan lain selama dalam perjalanan.

Daya Tarik Dimiliki Bali Reptile Park
Image Credit: Google Maps Mac Fredy

3. Dibuat dengan Konsep Hutan

Perbedaan yang mencolok antara Bali Reptile Park dengan kebun binatang adalah dari konsep yang dibuat. Taman reptile ini dibuat mirip dengan hutan yang merupakan habitat asli hewan liar. Banyak pohon yang sengaja ditanam di setiap titik lokasi. Bahkan selama melakukan perjalanan setapak mengamati reptile, di sisi kanan dan kiri dipenuhi dengan pohon rindang.

Adanya pohon ini menjadikan suasana di lokasi semakin asri dengan udara sejuk dan menyegarkan. Pandangan mata pun tidak akan pernah bosan dengan warna hijau alami. Suasana hutan sudah didapatkan ketika anda berada di gerbang pintu masuk. Gapura yang dilengkapi dengan pepohonan subur siap menyambut kedatangan anda.

4. Cocok untuk Wisata Edukasi

Dengan konsep yang disajikan, Bali Reptile Park cocok dijadikan sebagai wisata edukasi. Objek wisata ini cocok dikunjungi semua kalangan, tujuannya tidak lain untuk melihat tingkah dan kebiasaan reptile. Bagi anak-anak, mungkin diperlukan pendamping untuk memberitahukan kepada mereka nama-nama hewan yang dimaksud disertai ciri khasnya.

Terlebih, di sini juga disediakan pemandu dan pusat informasi sebagai fasilitasnya. Di setiap kandang reptile pun disediakan catatan kecil dari hewan yang ada di dalamnya. Bukan hanya mengenalnya, namun anak-anak bisa langsung berinteraksi dengan reptile yang sekiranya jinak, atau reptile yang diizinkan untuk diajak interaksi.

Tiket Masuk Bali Bird Park

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Bali Reptile
Image Credit: Google Maps Bali Reptile Park

Bali Reptile Park berada di Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Tidak sulit menjangkau lokasi karena anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Taxi atau ojek online pun tersedia, jadi silahkan dipilih sesuai kebutuhan. Namun tetap disarankan menggunakan kendaraan pribadi supaya lebih menghemat pengeluaran.

Jarak dari kota Denpasar sekitar 10 kilometer dan dapat dijangkau hanya dengan waktu tidak lebih dari 20 menit. Bagi anda yang pernah mengunjungi Bali Bird Park, mungkin bisa dijadikan patkan utama karena lokasinya bersebelahan. Tetapi jika memang belum pernah, gunakan By Pass Ida Bagus sebagai patokan utama.

Dari By Pass Ida Bagus, lanjutkan perjalanan menuju ke Jalan Kapten Kapa hingga menemukan pertigaan. Kemudian belok kiri menuju ke Jalan Raya Batubulan, akan ada Patung Barong yang anda lewati sebagai tanda bahwa jalan yang anda ambil sudah benar. Terus lurus menuju ke Jalan Raya Singapadu kemudian belok kiri setelah pertigaan.

Harga Tiket Masuk Bali Reptile Park

Harga Tiket Bali Reptile
Image Credit: Google Maps Keira Rianti

Harga tiket masuk Bali Reptile Park memang tidak bisa dikatakan murah. Untuk harga normalnya sendiri masih 200.000 rupiah, namun saat ini ada diskon sehingga harganya menjadi 180.000 rupiah. Harga sewaktu-waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, jadi silahkan cek untuk mengetahui harga pastinya.

Meskipun terkesan mahal, namun harga tersebut sudah termasuk setiap fasilitas dan kegiatan yang ada di lokasi. Sebut saja untuk memberi makan reptile, foto bersama, dan pemandu, semua sudah termasuk dalam biaya tiket masuk yang dimaksud. Objek wisata konservasi ini dibuka setiap hari mulai jam 9 pagi hingga jam 5 sore.

Tiket Masuk Bali Reptile Park

Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Aktivitas di Bali Reptile
Image Credit: Google Maps Bali Reptile Park

Banyak sekali aktivitas yang menarik selama di lokasi, karena memang Bali Reptile Park dibuka untuk beraktivitas. Bagi anak-anak, mungkin mereka bakal lupa waktu dan mendapatkan sensasi berbeda selama liburan. Berikut adalah aktivitas yang umumnya dilakukan wisatawan selama berada di dalam taman!

1. Jalan-jalan Melihat Koleksi Reptil

Aktivitas yang pastinya menarik dan pertama kali dilakukan ketika memasuki taman reptil di Bali ini adalah berjalan mengelilingi lokasi. Di area terbuka, bukan hanya koleksi reptil yang memanjakan mata, namun juga pohon rindang nan hijau yang menghiasi. Di zona lain yang tidak kalah unik adalah konsep gua dengan koleksi reptil seperti ular, kadal, dan bunglon.

Setiap zona memiliki koleksi masing-masing, silahkan berkeliling semuanya karena sudah termasuk alam satu tiket. Di alam terbuka juga terdapat buaya yang ditempatkan di dalam kandang khusus. Ukurannya lumayan besar dan usianya sudah tua karena sudah lama mendiami taman ini. Selain itu, ada juga komodo yang menjadi daya tarik wisatawan karena termasuk hewan khas Indonesia.

2. Melihat Atraksi Binatang

Apabila dengan hanya melihat saja kurang memuaskan, Bali Reptile Park menampilkan atraksi hewan bagi pengunjung. Tidak ada panggung, semua atraksi dilakukan di lapangan yang juga menjadi wilayah taman. Salah satu atraksi yang menegangkan dan sayang untuk dilewatkan adalah pertunjukan king cobra.

Adegan ini tidak boleh ditiru, namun tetap aman disaksikan jarak jauh. Tidak ada pembatas antara penonton dengan ular mematikan tersebut, namun tetap ada pengawas yang bekerja secara profesional. Jadi tidak perlu khawatir ketika menyaksikan pertunjukan yang diadakan pengelola.

3. Memberi Makan Reptil

Setelah melihat pertunjukan, silahkan beralih ke aktivitas lain yang diinginkan karena masih banyak lainnya. Pilihan memberi makan reptil mungkin cocok, apalagi jika reptil yang dimaksud adalah buaya. Untuk kali ini, penonton tidak boleh sembarangan memberi makan, harus ada petugas yang mendampingi demi keamanan.

4. Berfoto dan Berinteraksi Langsung dengan Reptil Jinak

Sebagai bukti bahwa anda pernah mengunjungi Bali Reptile Park, silahkan berfoto dengan salah satu binatang yang diizinkan. Sebenarnya bukan hanya hewan jinak, ada kalanya anda bisa berfoto dengan ular jika pemandu mengizinkannya. Selain berfoto, wisatawan diperbolehkan berinteraksi langsung dengan mereka, misalnya seperti memegang dan mengelus nya.

Fasilitas yang Tersedia

Fasilitas Bali Reptile
Image Credit: Google Maps Adem Erdoğan

Di Bali Reptile Park, anda akan menemukan banyak sekali fasilitas pendukung. Bukan hanya berupa toilet dan tempat parkir kendaraan, namun ada juga rumah makan dengan konsep resto sederhana. Jika lelah setelah mengelilingi taman, silahkan istirahat di tempat yang dinamakan The Limas area.

Objek wisata ini juga dilengkapi dengan akses jalan sangat baik, bahkan untuk kursi roda atau stroller bayi sekalipun. Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih, silahkan mendatangi Information Center yang disediakan. Tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada insiden atau masalah kesehatan pengunjung, jadi disediakan pula First Aid jika diperlukan.

Itulah hal penting yang harus anda ketahui sebelum mengunjungi Bali Reptile Park. Meskipun harga tiketnya cukup mahal, namun setidaknya hal itu sudah tergantikan dengan serunya aktivitas dan lengkapnya fasilitas yang disediakan. Bagi pecinta reptil, apapun jenisnya, objek wisata kali ini tentu sayang jika dilewatkan.