Harga Tiket: Rp 5.000, Jam Operasional: 05.00–22.00 WIB, Alamat: Bandarharjo, Kec. Tanjung Bringin, Kota Semarang, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Mulai dari ujung timur sampai dengan ujung barat, wilayah-wilayah di Indonesia menyimpan potensi wisata besar dengan karakteristiknya masing-masing. Di Provinsi Jawa Tengah tepatnya daerah Semarang, ada beragam tempat wisata yang cukup lengkap. Pantai Baruna adalah salah satu tempat wisata bernuansa alam yang ada di kawasan Semarang Utara.

Terdapat banyak tempat wisata di Semarang mulai dari wisata alam, wisata sejarah, hingga wisata kekinian pun ada disana. Wisatawan mungkin tidak asing dengan Pantai Marina Semarang namun masih asing dengan pantai bersejarah ini. Meski begitu, tempat wisata bernuansa alam tersebut cocok untuk dikunjungi oleh wisatawan pecinta wisata pantai.

Berwisata ke Semarang tidak melulu ke Sampookong, Masjid Agung Jawa Tengah, dan lain sebagainya, namun berkunjung ke Pantai Baruna juga bisa menjadi opsi yang tepat. Karakteristik pantai berbeda dengan pantai lainnya yang ada di Semarang. Sehingga wisatawan yang melakukan perjalanan wisata di Semarang bisa mampir ke pantai cantik ini.

Daya Tarik yang Dimiliki Pantai Baruna

Daya Tarik Pantai Baruna
Image Credit: Google Maps Badroe Zaman

1. Memiliki Cerita Sejarah yang Menarik

Pantai-pantai yang tersebar di Indonesia mempunyai nilai sejarah tersendiri termasuk Pantai Baruna ini. Sejarah yang ada di pantai tersebut dibuktikan dengan keberadaan Tugu Ketenangan Jiwa. Para tentara Jepang lah yang membangun tugu ini. Pantai termasuk tempat wisata yang mengandung nilai sejarah tinggi karena dua hal.

Yang pertama adalah karena di jaman dahulu armada laut merupakan jalur transportasi paling populer. Yang kedua adalah berdirinya peradaban tidak jauh lokasinya dari laut. Adanya Tugu Ketenangan Jiwa tidak hanya menjadi saksi sejarah saja, namun juga menjadi sebuah ciri khas yang dimiliki oleh pantai tersebut.

Tujuan pembangunan Tugu Ketenangan Jiwa antara lain sebagai tugu peringatan pertempuran yang dahulu pernah terjadi di Semarang 5 hari berturut-turut antara pasukan Indonesia dengan pasukan Jepang. Selain itu, tugu ini juga bertujuan sebagai tanda atau monumen penyesalan pasukan Jepang karena sudah menjajah Indonesia.

Pada masa itu, tidak sedikit pasukan Jepang yang gugur sehingga menyebabkan penyesalan para pasukan Jepang. Apabila koordinat tugu yang ada di Pantai Baruna ditarik, maka hasilnya akan tegak lurus terhadap lokasi keberadaan negara Jepang. Tujuannya adalah supaya arwah pasukan Jepang dapat kembali pulang ke negaranya.

2. Mempunyai Panorama Alam yang Indah

Daya tarik lainnya adalah panorama alam yang disuguhkan pantai tersebut. Meski pasir pantainya tidak seluas pantai-pantai yang lain, namun pantai cantik ini mempunyai area savana yang cukup luas. Savana tersebut kerap dijadikan sebagai spot berfoto wisatawan maupun masyarakat setempat untuk mengabadikan momen.

Bagaimana tidak, panorama savana yang hijau berpadu dengan bunga tanaman tebu serta langit biru seolah menjadi lukisan alam yang tergambar dalam nyata. Bahkan ketika menjelang sore hari, ada banyak motor berjajar di sekitar pantai untuk menanti pesona matahari terbenam sambil memanfaatkan momen berfoto.

Karakter ombak Pantai Baruna pun tergolong tenang dan kecil sehingga menjadi spot favorit bagi wisatawan dan masyarakat setempat untuk memancing. Yang ingin memancing di pantai tersebut bisa membawa peralatan pancing sendiri karena memang disana belum tersedia tempat penyewaan alat pancing.

Wisatawan maupun masyarakat setempat yang ingin mencari lokasi healing juga bisa memilih tempat wisata ini. Karea ketika weekday, pengunjung pantai tidak sebanyak ketika weekend maupun hari libur nasional baik yang ingin berwisata atau sekedar memancing di sekitar pantai.

3. Memiliki Barisan Batu untuk Memecah Ombak

Selain pemandangan area savana yang luas, pantai tersebut juga mempunyai barisan batu yang berfungsi sebagai pemecah ombak. Bentuk pemecah ombak tersebut cukup unik dan tampak menarik. Jumlahnya sangat banyak hingga memenuhi batasan pertemuan daratan dengan lautan.

Karena bentuk batu yang unik itulah Pantai Baruna kerap dikunjungi oleh wisatawan dan masyarakat setempat dan berfoto dengan latar belakang pemandangan cantik disana. Warna laut dengan warna langit saling berpadu dengan pemandangan batu-batu untuk memecah ombak sehingga menambah nuansa indah pada pantai tersebut.

Bentuk batu-batu yang digunakan untuk memecah ombak sangat mirip dengan batu-batu yang berbaris sebagai pemecah ombak di pantai Glagah yang ada di kawasan Kulonprogo, Yogyakarta. Lokasi batu-batu tersebut sama-sama berada tepat di bibir pantai sehingga menjadi daya tarik tersendiri di mata wisatawan yang berkunjung.

Walaupun belum tersedia fasilitas dan pengembangan khusus dari pemerintah untuk pantai bernama Baruna ini, namun kondisinya masih sangat alami. Keberadaan batu yang memecah ombak dengan area savana hijau yang luas tak menyurutkan minat wisatawan untuk datang kesana meski akses jalannya masih berupa jalan tanah.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Pantai Baruna
Image Credit: Google Maps yohana jati

Lokasi Pantai Baruna tidak jauh dari Pelabuhan Tanjung Emas dan berada di dekat Pantai Marina sebelah timur. Pantai yang berada di Kecamatan Tanjung Bringin, Kota Semarang, Jawa Tengah ini hanya bisa dikunjungi menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda.

Akses jalannya masih berupa jalan tanah dan ketika musim hujan jalanan penuh lumpur sehingga harus ekstra hati-hati. Jalanan menuju ke pantai tidak mulus karena merupakan akses truk-truk pengangkut semen. Pantai tersebut terletak di area belakang pabrik semen sehingga jangan heran jika akses jalan menuju ke lokasi membutuhkan kesabaran.

Rute yang bisa dilalui dari arah Simpang Lima Semarang adalah melalui Jl. Mataran atau Jl. MT. Haryono kemudian lurus sampai bertemu dengan Bunderan Bubakan. Selanjutnya adalah melanjutkan perjalanan menuju ke Jl. Ronggo Warsito. Wisatawan bisa jalan terus ke kawasan Pelabuhan Semarang ketika sudah sampai perempatan lampu merah.

Perjalanan dari Kota Semarang menuju ke Pantai Baruna membutuhkan waktu tempuh perjalanan sekitar 20-30 menit. Walaupun lokasinya dekat dengan jalan raya, akan tetapi akses jalan menuju ke pantai hanya berupa jalanan setapak yang sempit sehingga transportasi umum atau mobil tidak bisa masuk sampai ke kawasan pantai.

Harga Tiket Masuk Objek Wisata

Harga Tiket Pantai Baruna
Image Credit: Google Maps alin

Pantai yang tidak kalah menariknya dengan Pantai Marina ini dibuka untuk umum mulai pukul 05.00-22.00 WIB. Untuk menikmati panorama alam yang tersaji, pengunjung wajib membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang.

Sementara itu biaya parkir motor adalah Rp 3.000. Untuk kendaraan roda empat sebenarnya bisa masuk ke lokasi namun cukup beresiko, biaya parkirnya adalah Rp 5.000.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Pantai Baruna

Aktivitas di Pantai Baruna
Image Credit: Google Maps Youtube Java Hidden Gems

1. Memancing

Di pinggir pantai eksotis terdapat banyak perahu nelayan yang berjajar rapi. Pantai tersebut memang merupakan lokasi para nelayan menangkap ikan hingga tengah laut. Tidak jarang para pemancing pun turut bergabung dengan nelayan-nelayan itu untuk memancing. Beragam jenis ikan hidup di Pantai Baruna sehingga sangat menarik.

Karena disana tidak ada tempat penyewaan alat pancing, maka setiap pengunjung yang ingin memancing sebaiknya membawa alat pancing sendiri dari rumah. Sehingga ketika sampai di lokasi tidak kerepotan karena tidak adanya tempat penyewaan alat pancing.

2. Hunting Foto

Selain memancing, kegiatan hunting foto juga merupakan kegiatan menarik yang bisa dilakukan wisatawan di Pantai Baruna. Salah satu spot foto terfavorit wisatawan adalah di savana hijau yang dipenuhi oleh padang ilalang. Karena tampak estetik, tidak heran jika banyak pasangan yang foto prewedding di lokasi tersebut.

Padang ilalang yang hijau tampak semakin menarik karena berpadu dengan pemandangan lautan yang biru. Keberadaan bebatuan kecil yang berlokasi di pinggir pantai juga bisa menjadi spot foto yang tak kalah cantik. Ada juga pepohonan yang menjadi spot foto wisatawan yang berlokasi di kawasan sekitar padang ilalang.

3. Duduk-duduk di Batu Pemecah Ombak

Kegiatan menarik lainnya seperti duduk-duduk di batu pemecah ombak juga bisa dicoba disana. Letak batu-batu tersebut tepat di pinggir pantai. Setiap sore hari, banyak masyarakat setempat yang datang ke Pantai Baruna untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.

Wisatawan juga bisa mencoba untuk melakukan kegiatan ini ketika mengunjungi pantai tersebut. Yang harus diperhatikan adalah pengunjung harus berhati-hati ketika duduk-duduk di batu-batu tersebut. Hindari berkunjung ketika musim hujan karena bisa saja ombak besar tiba-tiba datang.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Wisata

Fasilitas Pantai Baruna
Image Credit: Twitter Ntos

Pantai Baruna yang menyajikan panorama indah batu-batu pemecah ombak ini memang belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah setempat. Sehingga wisatawan tidak menemukan beragam fasilitas seperti pantai lainnya yang sudah mendapatkan perhatian khusus dengan pengembangan sarana dan prasarana.

Meski begitu, kondisi alam di sekitar pantai masih sangat alami sehingga menjadi sisi ketertarikan tersendiri di mata wisatawan. Akses menuju ke pantai masih berupa jalanan setapak dari tanah sehingga kendaraan yang disarankan adalah kendaraan roda dua.

Kalaupun akan menggunakan kendaraan roda empat, harus benar-benar berhati-hati. Untuk lahan parkir sudah tersedia sehingga wisatawan sebaiknya membawa budget yang cukup ketika berkunjung kesana.

Pantai Baruna termasuk salah satu tempat wisata menarik yang recommended untuk dikunjungi wisatawan yang hobi memancing. Meski dari sisi kebersihan dan fasilitas masih minim, masih ada sisi menarik lainnya.