Harga Tiket: Rp 30.000, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Jl. Entry Pura Besakih, Besakih, Kec. Rendang, Kab. Karangasem, Bali; Map: Cek Lokasi

Pura Gelap Besakih merupakan sebuah pura Karangasem yang digunakan untuk tempat beribadah sembahyang umat Hindu. Keberadaan pura yang populer ini dikategorikan sebagai pura terbesar di Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya beberapa bangunan pura yang terdapat di dalamnya.

Setiap umat Hindu boleh melaksanakan ibadah di pura nan cantik ini. Tidak hanya wisatawan lokal, bahkan beberapa wisatawan asing juga terlihat berkunjung ke pura terbesar ini. Apalagi jika hari-hari besar umat Hindu, tentu keberadaan pura akan ramai dipadati oleh pengunjung yang hendak melaksanakan ibadah ataupun upacara adat.

Tidak hanya kemegahan pura yang mampu memikat banyak pengunjung. Akan tetapi, pemandangan yang disuguhkan oleh pura ini juga sangat memanjakan mata. Dari atas ketinggian pura, pengunjung bisa menyaksikan panorama alam yang mengelilinginya. Pemandangan yang sangat mahal harganya.

Daya Tarik yang Dimiliki Pura Gelap Besakih

Daya Tarik Pura Gelap Besakih
Image Credit: Google Maps Jonathan Santino Yohann Venegas (LATAM)

1. Bangunan Pura yang Megah

Luas lahan Pura Besakih kurang lebih mencapai 2 kilometer. Di dalamnya terdapat beberapa bangunan pura dengan bangunannya yang megah. Salah satunya adalah Pura Gelap Besakih.

Bangunan pura ini terlihat sebagai bangunan paling tinggi diantara pura lainnya. Oleh sebab itu, pemandangan yang disuguhkan dari ketinggian cukuplah menawan.

2. Filosofi Nama Pura

Mungkin beberapa orang akan bertanya mengapa pura megah ini memiliki nama Pura Gelap. Salah satu filosofinya yakni kata gelap diambil dari istilah bahasa Kawi yang memiliki arti sinar, petir atau cahaya.

Hal ini berkaitan dengan keberadaan pura sebagai salah satu dari pura catur lawa, yaitu tempat pemujaan Tuhan (Bathara Iswara) sebagai pelindung arah timur alam jagat raya. Sehingga dengan adanya sinar tersebut semua makhluk yang ada di bumi ini akan mendapatkan sumber kehidupan.

Nah, jadi makna kata gelap bukan berarti tidak ada cahaya. Namun, justru memiliki arti yang sebaliknya.

3. Nuansa Kerohanian Sangat Bisa Dirasakan

Keberadaan Pura Gelap Besakih memang digunakan sebagai tempat menyembah Tuhan bagi umat Hindu. Rata-rata pengunjung yang datang ke pura ini tak lain ingin melakukan ibadah. Oleh sebab itu, Anda bisa sangat merasakan nilai kerohanian ketika berada di pura yang menawan ini.

Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan juga umat Islam yang berkunjung sekedar ingin menikmati keelokannya. Sebagai penambah rasa toleransi antar beragama.

Daya Tarik Dimiliki Pura Gelap Besakih
Image Credit: Instagram I Putu Wahyudi Widiguna

4. Cocok Sebagai Tempat Meditasi

Pura yang memiliki makna sumber kehidupan karena adanya sinar atau cahaya yang menerangi alam semesta ini cocok dijadikan tempat meditasi. Atau tempat bersemedi.

Terlebih jika seseorang ingin menjalankan keinginannya atau membangkitkan sinar kehidupan dalam dirinya maka bisa meditasi di pura ini. Selain itu, suasananya juga sangat mendukung.

5. Lingkungan Pura yang Bersih dan Rapi

Sebagai tempat untuk melakukan ibadah dan upacara hari besar keagamaan Hindu, maka kondisi lingkungannya juga sangat terawat.

Tempat suci ini terlihat sangat bersih dan penataan lingkungannya yang rapi. Hal ini bertujuan agar pengunjung semakin merasa nyaman dan khusyu ketika memanjatkan doa.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Pura Gelap Besakih
Image Credit: Google Maps Carles Garcia

Pura Gelap Besakih adalah pura yang berada di Bali, Kabupaten Karangasem, Kecamatan Rendang. Lebih rincinya berada di Desa Besakih, Jalan Entry Pura Besakih.

Jika pengunjung ingin memulai rutenya dari Bandara Ngurah Rai, Bali langsung saja ambil arah menuju Jalan By Pass Ngurah Rai. Dilanjutkan ke Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Sesampainya di jalan tersebut, kembali arahkan laju kendaraan ke Jalan Raya Besakih yang berada di Menanga.

Selanjutnya, pilihlah jalur ke Jalan Keduhung Besakih hingga ke Jalan Raya Menanga di Besakih. Selain itu, pengunjung juga bisa membuka google maps untuk melihat rute yang lebih akurat dengan jarak tempuh yang sedikit cepat.

Apabila Anda sudah berada di Kuta dan ingin melanjutkan ibadah di Pura Gelap Besakih ini maka bisa menempuh waktu sekitar 2 jam. Jarak perjalanan dari Kuta menuju pura Besakih kurang lebih 60 kilometer.

Adapun jarak yang lebih dekat apabila pengunjung sudah berada di Karangasem. Yakni hanya menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer saja. Tentu jarak ini setengahnya dari Bandara Ngurah Rai.

Harga Tiket Masuk Wisata Religi

Harga Tiket Pura Gelap Besakih
Image Credit: Google Maps Victoria Culbeaux

Menikmati keindahan alam yang tiada duanya seperti di Pura Gelap Besakih memang sedikit membutuhkan biaya yang perlu merogoh kocek. Wisatawan lokal akan dikenakan tarif Rp 30.000 per orang. Harga ini lebih murah jika dibandingkan dengan HTM yang ditetapkan untuk turis asing yakni harus membayar Rp 60.000 per orang.

Untuk wisatawan yang membawa kendaraan pribadi baik motor ataupun mobil bisa menyediakan uang untuk pembayaran parkir. Karena tiket parkir belum termasuk pada harga tiket masuk wisata pura.

Jika wisatawan ingin lebih menjelajah pura di lain hari tentu perlu memperhatikan jam operasional pura. Anda bisa memilih hari Senin-Minggu mulai pukul 09.00 pagi sampai pukul 05.00 sore.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Pura Gelap Besakih

Aktivitas i Pura Gelap Besakih
Image Credit: Google Maps Guillaume F

1. Melakukan Ibadah

Setiap hari besar keagamaan umat Hindu lokasi Pura Gelap Besakih akan terlihat lebih ramai. Pengunjung ingin melaksanakan ibadah sekaligus upacara sesuai adat keagamaannya.

2. Wisata Religi

Luasnya bangunan pura ini membuatnya mendapat julukan mother temple. Umat Hindu dapat mendatanginya untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhannya. Memanjatkan doa ataupun beribadah.

Selain itu, selain umat Hindu juga tetap dibolehkan untuk berkunjung. Namun, tetap harus dilandasi dengan etika kesopanan dan rasa toleransi. Anda bisa melihat-lihat suasana sekitar pura. Melihat pemandangan dari atas ketinggian. Bahkan menggali informasi tentang Pura Gelap Besakih.

3. Melihat Matahari Terbenam

Mengingat bangunan ini sebagai pura paling tinggi diantara yang lainnya, maka pengunjung bisa menyaksikan pemandangan wilayah pura dengan jelas. Termasuk melihat matahari terbenam dari ketinggian.

Momen ini bisa Anda rasakan ketika sore hari saat cuaca sedang cerah. Namun, tidak setiap hari pengunjung bisa menyaksikan momen romantis ini. Dikarenakan jam berkunjung yang hanya sampai pada pukul 17.00.

Hanya di beberapa momen tertentulah pengunjung bisa merasakan nuansa ini. Biasanya ketika ada upacara hari-hari besar keagamaan ataupun yang memungkinkan jumlah pengunjung banyak yang beribadah.

Aktivitas Menarik di Pura Gelap Besakih
Image Credit: Facebook Semeton Pasek

4. Swafoto di Lokasi Pura

Kegiatan yang satu ini memang tidak boleh terlewatkan. Pengunjung bisa memanfaatkan kamera yang disediakannya untuk berburu foto di titik yang menawan. Namun, Anda harus tetap mematuhi peraturan yang ada. Misalnya tidak diperkenankan mengambil gambar di sudut-sudut tertentu.

Nah, selain background bangunan Pura Gelap Besakih yang megah Anda juga bisa memilih view pemandangan alam dari ketinggian. Bahkan berfoto di luar bangunan pura. Seperti halnya di bawah anak tangga yang memiliki arsitektur sangat menawan.

Selain itu, di halaman pura yang luas juga bisa menjadi alternatif lain untuk memilih landscape yang tepat. Semua itu bisa dilakukan asal tidak melanggar ketentuan yang sudah diterapkan.

5. Menyaksikan Ritual-Ritual Tertentu

Selain tempat ibadah atau meditasi, lokasi Pura Gelap Besakih yang besar ini juga sering dijadikan ritual umat Hindu. Jadi, jangan heran jika Anda akan menjumpai banyak sesajen yang ada di lokasi pura.

Biasanya, penduduk sekitar pura khususnya yang beragama Hindu akan mendatangi satu per satu pura yang ada di lokasi Besakih. Tujuan mereka salah satunya adalah melakukan sembahyang untuk memanjatkan doa dan memuji Tuhannya.

6. Mengelilingi Pura

Setelah melaksanakan ibadah, pengunjung bisa kembali menikmati suasana pura. Diantaranya melakukan kegiatan mengelilingi Pura Gelap Besakih dengan berjalan kaki.

Keberadaan pura yang memiliki luas cukup lumayan memerlukan waktu sekitar 40 menit berjalan kaki. Namun, dijamin Anda tidak akan merasa lelah karena pemandangannya yang sangat memukau.

Bahkan seolah waktu tidak terasa, tiba-tiba sudah berada di titik awal berjalan. Dengan mengelilingi pura cantik ini maka Anda bisa merasakan sensasi yang berbeda. Hembusan angin dari ketinggian sekitar 800 mdpl membuat Anda merasa lebih nyaman.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Pura

Fasilitas Pura Gelap Besakih
Image Credit: Google Maps Pura Gelap

1. Toko Souvenir

Wisatawan yang ingin membawakan buah tangan untuk keluarga atau kerabat di rumah, bisa langsung datang ke toko souvenir. Dengan harga terjangkau, Anda bisa membeli beberapa cinderamata dengan kualitas yang bagus.

2. Warung Makan

Keberadaan warung makan sangat membantu wisatawan ketika mencari tempat makan. Terutama saat jam-jam makan dan perut sudah mulai bernyanyi. Pengunjung bisa memesan aneka menu sesuai dengan selera masing-masing.

3. Tempat Parkir

Wisatawan yang membawa kendaraan pribadi bisa langsung mencari tempat parkir kendaraan. Anda cukup membayar karcis parkir sesuai ketentuan. Lokasinya juga cukup luas.

4. Toilet

Pengunjung bisa menggunakan toilet yang ada di lokasi Pura. Ingatlah untuk tetap menjaga kebersihan meskipun berada di toilet umum.

5. Tour Guide (Pemandu Wisata)

Jika Anda ingin mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang Pura Gelap, maka bisa menggunakan jasa pemandu wisata.

Demikianlah seputar Pura Gelap Besakih yang berada di Karangasem, Bali. Ayo, tunggu apalagi? Langsung agendakan untuk berkunjung ke pura nan megah ini. Sekalian menikmati pesona keindahan Bali yang tiada pernah ada habisnya.