Waduk Cengklik, Tempat Asik Menikmati Sunset di Boyolali

Waduk Cengklik, Tempat Asik Menikmati Sunset di Boyolali

Waduk Cengklik salah satu objek wisata favorit di Boyolali untuk menikmati panorama sunset. Menawarkan beragam wahana permainan seru dan daya tarik utama menjelajah Kampung Sakura.

Harga Tiket: Rp 30.000, Jam Operasional: 08.00-15.00 WIB, Alamat: Jl. Ngargorejo, Kec. Ngemplak, Kab. Boyolali, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Memiliki luas permukaan air 300 hektar, Waduk Cengklik yang berada di Boyolali ini sudah berdiri sejak 93 tahun yang lalu. Waduk ini berfungsi sebagai sumber pengairan bagi persawahan sekitar, namun baru-baru ini waduk juga dijadikan sebagai tempat wisata baru oleh masyarakat. Selain untuk menarik minat masyarakat, potensi wisata yang dimilikinya juga terbilang tinggi.

Nama Waduk Cengklik sudah terkenal di berbagai daerah, sehingga dapat disimpulkan bahwa waduk ini telah menjadi ikon baru dari Kabupaten Boyolali. Sesuai dengan pernyataan pengelola wisata waduk setempat, pembukaan waduk sebagai tempat wisata memiliki tujuan untuk membantu meningkatkan pendapatan daerah.

Tak hanya pemandangan waduk yang memukau setiap pasang mata, terdapat juga beberapa stand makanan yang dikelola sendiri oleh masyarakat setempat. Setelah lelah berjalan menikmati pemandangan waduk, Anda dapat dengan mudah menemukan kuliner pengganjal perut. Berbagai macam makanan dan minuman disediakan oleh para penjual stand di kawasan Waduk Cengklik Park.

Daya Tarik yang Dimiliki Waduk Cengklik

Daya Tarik Waduk Cengklik

Image Credit: Google Maps (Random Anime Scene)

1. Cerita Sejarah

Bendungan air yang telah berdiri hampir satu abad ini pastinya memiliki segudang cerita sejarah yang menarik untuk dibahas.

Tujuan awal dibangunnya waduk ini adalah untuk membantu pengairan lahan perkebunan yang dimiliki oleh Mangkunegaran. Maka dari itu, pihak Mangkunegaran Solo meminta kerja sama dengan pemerintahan kolonial Belanda untuk membangun sebuah bendungan air. Pembangunan waduk ini memakan waktu selama 2 tahun dengan dibantu oleh pekerja dari pribumi.

Wilayah pertama yang dijadikan sebagai waduk bernama Dusun Cengklik, nama dari dusun ini kemudian digunakan sebagai penamaan waduk itu sendiri. Hasil dari pembangunan bendungan air ini sangat memuaskan, dimana sekitar 1.578 hektar lahan sawah mendapat pengairan secara baik.

Kisah mistis pun juga muncul sebagai pelengkap cerita sebuah tempat yang sudah dibangun sejak lama. Berbagai kisah seram dari Waduk Cengklik yang secara turun-temurun diceritakan oleh para kakek nenek dahulu.

BACA:  10 Oleh-Oleh Khas Banjarnegara Paling Populer

2. Panorama Sunset

Pemandangan langit semburat jingga, dipadukan oleh pantulan air yang mengkilap karena sinar matahari sore menambah nilai estetik senja di Waduk Cengklik. Tak lupa untuk mengambil beberapa momen indah sunset, foto dengan mode siluet menjadi pilihan yang tepat. Anda juga dapat melihat penampakan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu jika cuaca sedang mendukung.

Jika ingin melihat suasana sunset yang tepat, Anda bisa datang pada pukul 5 sore hingga 6 sore. Mengajak pasangan Anda akan menjadikan kenangan indah bersama, melihat matahari yang mulai tenggelam secara perlahan bersama orang terkasih.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Waduk Cengklik

Alamat Waduk Cengklik

Image Credit: Google Maps (Tata Ta)

Waduk indah ini terletak di dua desa sekaligus, yaitu Desa Ngargorejo dan Desa Sobokerto. Berada di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Kawasan waduk ini dekat dengan Bandara Adi Sumarmo, sehingga penumpang akan terlebih dahulu disuguhkan pemandangan waduk dari atas saat berada didalam pesawat.

Rute yang Anda lewati jika ingin mengunjungi Waduk Cengklik adalah dengan masuk di Jalan Tol Solo-Ngawi. Setelah bertemu flyover Ngemplak Anda mengambil arah barat yang menuju Jalan Raya Waduk Cengklik, jalan ini akan menuntun Anda menuju kawasan waduk.

Setelah kurang lebih 10 menit perjalanan melewati Jalan Raya, Anda akan sampai pada gerbang masuk waduk. Di sisi kanan, terlihat genangan air sekitar 9 debit yang berasal dari sungai-sungai di Kecamatan Ngemplak.

Harga Tiket Masuk Waduk Cengklik Boyolali

Harga Tiket Cengklik Boyolali

Image Credit: Google Maps (Ima Ima)

Harga terbaru tiket masuk kawasan Waduk Cengklik Rp 30.000, hari Sabtu dan Minggu masih sama untuk harganya. Bagi Anda yang aktif menggunakan media sosial, ada potongan harga tiket Rp 10.000 untuk setiap orang.

Syaratnya cukup mudah untuk mendapatkan promo ini, hanya dengan mengikuti laman media sosial resmi milik pengelola waduk. Terdapat area parkir untuk para wisatawan, dengan biaya Rp 2000 Anda sudah bisa menitipkan kendaraan dengan aman tanpa khawatir akan kejahatan yang mengintai.

Jika ingin masuk di kawasan Park, Anda tidak perlu membayar tiket lagi untuk masuk. Pembayaran tiket pada awal, sudah termasuk untuk semua fasilitas yang disediakan di Waduk Cengklik Boyolali.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Waduk Cengklik

Aktivitas Menarik di Waduk Cengklik

Image Credit: Google Maps (Faris Amin)

1. Memancing di Kawasan Waduk

Kegiatan satu ini menjadi hobi dari banyak kaum laki-laki, mulai dari usia anak-anak hingga dewasa. Di Waduk Cengklik para wisatawan dibebaskan untuk mengambil ikan yang berasal dari waduk, asalkan menggunakan alat pancing bukan dengan alat setrum.

BACA:  17 Tempat Wisata di Purbalingga Terbaru & Lagi Hits Dikunjungi

Pemancing biasanya akan memilih lokasi yang dekat dengan tumbuhan enceng gondok, karena tumbuhan ini menjadi tempat berlindung bagi para ikan. Jenis Ikan Nila adalah salah satu yang sering didapatkan saat memancing. Bobot ikan yang bisa di dapat mulai dari 1 kg hingga mencapai 4.5 kg, bayangkan seberapa besar satu ekor ikan saja. Setelah mendapatkan hasil memancing, Anda bisa membawanya pulang atau langsung di masak di rumah makan yang terdapat pada kawasan waduk.

2. Naik Perahu

Salah satu wisata air yang terdapat di Waduk Cengklik adalah menaiki perahu dengan mengelilingi waduk. Perahu yang dipakai memiliki ukuran yang lumayan besar, satu kali berangkat dapat memuat 10 hingga 15 orang.

Anda akan diajak berkeliling waduk selama 20 menit dan akan mengetahui betapa luasnya waduk ini. Jika tiba-tiba gerimis atau hujan datang, tidak perlu takut akan basah kuyup, perahu sudah difasilitasi dengan atap dari anyaman daun kelapa.

3. Berkunjung di Kampung Sakura

Wisata yang dinamakan Kampung Sakura ini berada di kawasan Waduk Cengklik Park, destinasi ini masih terbilang baru. Miniatur khas Jepang banyak ditemukan di setiap sudut Kampung Sakura. Tidak perlu jauh-jauh untuk terbang ke negri Sakura, Boyolali pun sudah mempunyai Jepang ala Indonesia.

Pengelola Kampung Sakura berusaha agar destinasi ini bisa semirip mungkin dengan suasana khas Negara Jepang. Wisatawan diharapkan semakin betah dan mendapatkan keseruan tersendiri saat mengunjungi tempat ini.

Aktivitas di Waduk Cengklik

Image Credit: Google Maps (Nyoomexses Roman)

4. Permainan Anak-Anak

Permainan bagi anak-anak juga disediakan pihak pengelola waduk untuk wisatawan yang sedang berlibur dengan memboyong keluarga besar. Anak-anak bisa leluasa bermain di berbagai permainan, untuk orangtua agar selalu mengawasi anak saat bermain agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Ada ayunan, jungkat-jungkit, bahkan komedi putar yang siap menemani kegiatan anak-anak saat berkunjung menikmati keindahan waduk ini.

5. Wahana Seru

Tak ketinggalan beragam wahana unik dan seru yang pastinya wajib Anda kunjungi saat berada di Waduk Cengklik Boyolali. Setiap harinya wahana ini tak sepi pengunjung, mereka yang usia dewasa hingga anak-anak tertarik mencoba hal baru yang berada di wahana ini.

BACA:  10 Oleh-Oleh Khas Wonogiri Paling Populer

Ada satu wahana yang menarik banyak minat wisatawan, yaitu rumah terbalik. Desain rumah terbalik ini betul-betul terbalik semua, mulai dari eksterior hingga interiornya juga terbalik. Anda bisa menjadikan rumah terbalik ini sebagai spot foto yang kece, bisa bergaya seolah-olah sedang menempel pada atap rumah atau dinding rumah.

Bentuk melestarikan budaya Jawa juga ditampilkan oleh pengelola Waduk Cengklik Park. Terdapat satu sudut wahana yang diisi dengan perlengkapan gamelan khas Jawa, wisatawan yang berkunjung bisa memainkan gamelan ini.Dari wahana bertema budaya ini, pengelola mengajak semua wisatawan agar selalu melestarikan budaya asli Indonesia.

6. Melihat Keramba Ikan

Fungsi Waduk untuk masyarakat sekitar selain untuk mengaliri air adalah bertani ikan dengan cara memasang keramba. Keramba ikan sendiri menjadi mata pencaharian kedua bagi masyarakat yang sedang mengalami masalah dalam pertanian sawah.

Anda bisa melihat dan mengetahui lebih dekat tentang pertanian ikan dalam keramba. Jika berkesempatan berkunjung saat musim panen ikan, Anda bisa menyimak bagaimana cara para petani memanen ikan dengan baik.

Bisa juga Anda membantu para petani ini memanen ikan, tentu hal ini akan menjadi pengalaman baru bagi anda. Selain mendapat pengalaman baru, bantuan yang Anda berikan akan meringankan beban petani pada saat memanen ikan.

Fasilitas yang Tersedia di Waduk Cengklik Boyolali

Fasilitas Waduk Cengklik Boyolali

Image Credit: Google Maps (Yan Raditya)

Pengelolaan Waduk Cengklik oleh pemerintah bisa dinilai berhasil, karena kawasan waduk bisa dibuka menjadi wisata untuk umum. Fasilitas yang diberikan cukup lengkap, kamar mandi umum dan tempat cuci tangan tersedia di berbagai titik.

Rumah makan juga banyak berdiri di sekitar area waduk, dengan menu ikan air tawar yang menjadi andalannya. Kolam renang yang berada di kawasan Waduk Cengklik Park bisa digunakan untuk umum. Terakhir ada fasilitas aula pertemuan yang bisa disewa sebelumnya, aula ini memiliki kapasitas kurang lebih 200 orang.

Informasi dari wisata Waduk Cengklik yang berada di Boyolali ini dapat Anda gunakan sebagai referensi saat akan berkunjung sebelumnya. Bisa dikatakan bahwa Boyolali memiliki destinasi wisata buatan yang menarik, salah satunya adalah waduk cantik ini. Jangan lupa untuk mengajak teman atau keluarga saat berlibur di wisata Waduk Cengklik, agar liburan tambah seru dan asik.